Beberapa orang menyamakan nodul tiroid dengan kalsifikasi dengan kanker tiroid dan berasumsi bahwa nodul dengan kalsifikasi pasti ganas. Meskipun benar bahwa kejadian kalsifikasi pada nodul ganas secara signifikan lebih tinggi daripada nodul jinak, nodul tiroid dengan kalsifikasi bisa ganas dan jinak dan tidak dapat digeneralisasi. Tentu saja, bentuk, ukuran dan distribusi kalsifikasi sangat penting dalam menentukan jinak atau ganasnya suatu nodul. Kalsifikasi dapat diklasifikasikan sebagai mikrokalsifikasi, kalsifikasi kasar, kalsifikasi marjinal dan plak kalsifikasi sesuai dengan karakteristiknya. Mikrokalsifikasi sebagian besar merupakan karakteristik kanker tiroid, sedangkan kalsifikasi kasar, kalsifikasi marjinal, dan plak kalsifikasi biasanya disebabkan oleh “malnutrisi” kelenjar tiroid yang terlokalisasi, seperti peradangan, yang juga dapat menyebabkan kalsifikasi. Kalsifikasi pada nodul jinak biasanya kasar, bercak kecil atau busur dengan distribusi yang lebih terkonsentrasi, sedangkan pada nodul ganas, kalsifikasi ini sebagian besar berupa mikrokalsifikasi seperti pasir dengan distribusi yang tersebar atau terbatas. Untuk kalsifikasi yang bersifat lain, penting untuk mencari diagnosis dari dokter yang berpengalaman dan tidak menakut-nakuti diri sendiri.