Sekelompok anak dengan infeksi saluran pernapasan berulang memiliki alergi.
Manifestasi dari konstitusi alergi.
(1) Beberapa kali batuk, atau bersin, segera setelah mereka bangun di pagi hari.
(2) Kebiasaan menggosok mata atau hidung.
(3) Pernah menderita eksim saat masih bayi.
(4) Ruam saat makan makanan laut.
(5) Memiliki kecenderungan mata merah dan hidung meler di musim semi.
(6) Sering mengalami gatal-gatal pada tubuh.
(7) Mereka menderita gatal-gatal.
Sebagian besar dari anak-anak ini akan memiliki riwayat alergi dalam keluarga dan pentingnya riwayat alergi dalam keluarga.
(1) Anak-anak lebih mungkin terkena asma jika orang tua atau kerabat dekat mereka memiliki penyakit alergi/asma.
(2) Dipengaruhi oleh faktor genetik. Kecenderungan alergi diturunkan ke generasi berikutnya, sehingga bayi memiliki bakat alergi.
(3) Orang dengan alergi dapat mengembangkan berbagai penyakit alergi dan dapat terjadi pada semua usia (bayi, anak-anak, dewasa).
Penyakit alergi pernafasan meliputi.
(1) Faringitis alergi/batuk (faringitis kronis).
(2) Rinitis alergi.
(3) Batuk setelah infeksi saluran pernapasan.
(4) Asma varian batuk.
(5) Mengi pada bayi dan anak-anak.
(6) Asma pada anak-anak.
(7) Asma atipikal (gejala dada mendominasi).
Gejala dari kelompok penyakit ini adalah.
(1) tenggorokan berdehem, tenggorokan gatal, sensasi benda asing di tenggorokan.
(2) Hidung tersumbat, pilek, bersin, hidung gatal, mata gatal.
(3) Mengangkat hidung, mengedipkan mata – menunjukkan beberapa gerakan yang aneh; ;
(4) Batuk parah di pagi dan malam hari, batuk parah saat teriritasi oleh udara dingin atau benda asing, batuk parah setelah berolahraga.
(5) Batuk berulang dalam jangka waktu yang lebih lama (4 minggu).
(6) Batuk yang berkepanjangan setelah satu kali pilek atau pneumonia.
(7) Mengi tiba-tiba atau pilek yang disertai dengan mengi, sesak dada, dan menahan napas.
Untuk mengelola lingkungan rumah Anda.
(1) Jangan memelihara hewan peliharaan di dalam rumah, bersihkan boneka binatang (bulu) secara teratur.
(2) Jangan merokok di dalam ruangan (merokok).
(3) Gunakan kain pel atau lap basah saat membersihkan kamar Anda untuk menghindari debu (tungau debu).
(4) Gunakan sabun bebas pewangi (bau).
(5) Ganti karpet dengan lantai kayu atau ubin (tungau debu, jamur).
(6) Cuci semua tempat tidur setiap minggu dengan air panas bersuhu 600°C dan keringkan di bawah sinar matahari (tungau debu, jamur).
(7) Kurangi jumlah tanaman dalam ruangan (serbuk sari, jamur).
(8) Buanglah koran dan majalah (cetakan).
(9) Jaga kebersihan ubin kamar mandi, bak mandi, toilet, dan tirai kamar mandi (jamur).
(10) Perhatikan kebersihan pelembap (jamur).
(11) Menjaga kebersihan tempat sampah (jamur).
(12) Bersihkan dan rawat AC (tungau debu, jamur).
(13) Tidak tidur di ruang bawah tanah (jamur).
(14) Singkirkan benda-benda yang berbau menyengat dari ruangan (bau).