Apa itu hepatitis E?

  Hepatitis E adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis E.  Hepatitis E ditularkan melalui saluran pencernaan makanan, yang disebabkan oleh mengonsumsi air atau makanan yang terkontaminasi virus hepatitis E, dan sangat mungkin terjadi setelah banjir selama musim hujan.  Seperti hepatitis A, hepatitis E terutama ditularkan melalui jalur fekal-oral. Virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut, berkembang biak dan kemudian dikeluarkan melalui tinja, jadi penting untuk makan makanan yang dimasak dan mensterilkan tinja pasien hepatitis E.  Manifestasi klinis hepatitis E adalah onset yang cepat, penyakit kuning, rasa tidak enak badan, mual dan muntah, demam, nyeri pada hati, stasis empedu, kulit gatal dan hepatomegali.  Pengujian Hepatitis E dilakukan dengan tes patogen serum spesifik dan merupakan dasar untuk memastikan diagnosis. Tes ini juga harus dikombinasikan dengan gejala klinis, tes fungsi hati dan tes epidemiologi.  Pengobatan hepatitis E didasarkan pada nutrisi yang tepat, istirahat yang cukup dan penggunaan obat pelindung hati yang tepat. Jangan minum alkohol, jangan begadang, jangan memaksakan diri dan hindari obat-obatan yang merusak hati. Anda juga harus melindungi sumber air, meningkatkan pengelolaan tinja, memperbaiki sanitasi dan fasilitas, serta memperhatikan kebersihan makanan.  Kesimpulannya, hepatitis E adalah penyakit menular yang membutuhkan pencegahan selain pengobatan. Lakukan tindakan komprehensif untuk memutus penularan hepatitis dan kembangkan kebiasaan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.