I. Deskripsi singkat penyakit: Sklerosis penis adalah lesi fibrotik pada membran putih korpus kavernosum penis, menyebabkan satu atau beberapa bercak atau nodul keras muncul di sisi dorsal atau lateral penis. Tidak ada obat khusus untuk penyakit ini, dan pengobatan obat biasanya bersifat anti-fibrotik, dengan jangka waktu yang panjang dan efek terapeutik yang buruk. Bila deformitas ereksi penis terlihat jelas, operasi pengangkatan nodus sklerotik dapat dipertimbangkan dan defek perlu ditutupi oleh membran kulit-tendon, selubung atau cangkok mukosa mulut. Informasi dasar: Pasien Xiao Liu, laki-laki, 52 tahun, pekerja umum, pendidikan SMP, biasanya tidak merokok atau minum, dan memiliki kebiasaan hidup yang baik. Riwayat medis: Xiao Liu menemukan benjolan keras di sisi kiri penisnya, seukuran sebutir beras, secara kebetulan ketika mandi 3 tahun yang lalu, yang tidak terasa sakit atau gatal dan dapat ereksi secara normal. Ereksi itu tidak menimbulkan rasa sakit, jadi dia tidak memperhatikannya pada saat itu dan tidak mencari pertolongan medis. Pada tahun lalu, terlihat jelas bahwa benjolan keras itu secara bertahap bertambah besar dan sekarang seukuran kacang kedelai, dan ketika penis ereksi, ditemukan miring ke kiri. IV. Pemeriksaan spesialis: Penis berkembang secara normal dan simpul keras sekitar 1,0 x 37,5 px dapat diraba di akar sisi kiri penis, dengan batas yang jelas, tekstur keras dan nyeri tekan ringan. Sisi kanan penis normal. V. Diagnosis awal: sklerosis penis.