Makanan apa yang tidak boleh dimakan untuk wajah hormonal

Wajah hormonal secara medis dikenal sebagai dermatitis yang bergantung pada hormon, yang disebabkan oleh faktor-faktor seperti penggunaan sediaan glukokortikoid topikal jangka panjang yang tidak tepat pada wajah, atau penggunaan kosmetik dan masker wajah dengan tambahan bahan hormon. Pasien dengan kulit sensitif disarankan untuk mengurangi makan dan sebaiknya tidak mengonsumsi makanan berikut: 1) makanan pedas dan mengiritasi: termasuk cabai, mustard, kari, bawang putih, minuman yang mengandung alkohol, dll.; 2) makanan yang meningkatkan fotosensitifitas kulit: termasuk ketumbar, seledri, pemerkosaan, jamur, lemon, buah ara, dll.; 3) buah-buahan yang mudah menimbulkan alergi: termasuk kiwi, mangga, durian, dll.; 4) kacang-kacangan: termasuk kacang hazel, kacang pinus, kacang kenari, dll.; 5) makanan laut. 5, makanan laut dan produk rambut: termasuk udang, kepiting, ikan, dan makanan laut lainnya, serta daging sapi dan daging kambing dan produk rambut lainnya, agar tidak memperparah rangsangan peradangan kulit. Diet khusus untuk pasien wajah hormonal juga harus ditentukan sesuai dengan kondisi pasien, sambil mengurangi sinar matahari langsung. Selain pola makan yang tepat, Anda juga harus memperhatikan perawatan kulit Anda dalam kehidupan sehari-hari. Hentikan penggunaan krim topikal dan produk perawatan kulit yang mengandung hormon; lembapkan kulit Anda dengan baik dengan pelembab medis topikal, seperti masker dan krim medis, atau dengan fototerapi; cuci wajah Anda dengan air dan jangan gunakan sabun, pembersih wajah, dan produk yang dapat menyebabkan iritasi.