Tujuan Untuk mengeksplorasi karakteristik pencitraan dan diagnosis serta metode pengobatan ruptur spontan dan perdarahan tumor ginjal. Metode Diagnosis klinis dan data pengobatan tiga pasien dengan ruptur spontan dan perdarahan tumor ginjal dianalisis secara retrospektif. Ketiga kasus tersebut tidak memiliki riwayat trauma dan pengobatan antikoagulan, dan semuanya menjalani USG, pemeriksaan CT, dan satu kasus pielografi intravena. Semuanya dikonfirmasi dengan pemeriksaan patologi pasca operasi. Hasil Semua 3 kasus menjalani pembedahan terbuka, 1 kasus nefrektomi radikal untuk kanker ginjal, 1 kasus nefrektomi parsial, dan 1 kasus nefrektomi lainnya. Satu kasus adalah karsinoma sel jernih ginjal dan dua kasus lainnya adalah tumor otot polos pembuluh darah ginjal. Kesimpulan Pecahnya tumor ginjal spontan adalah keadaan darurat urologi, pecahnya tumor sering terjadi pada ginjal, CT dapat secara akurat menunjukkan derajat dan lokasi perdarahan, nefrektomi radikal harus dilakukan untuk pecahnya kanker ginjal dan perdarahan, dan angiomiolipoma ginjal harus dioperasi dengan mempertahankan unit ginjal. Ruptur ginjal spontan adalah keadaan darurat urologi, yang biasanya mengacu pada perdarahan perinefrik, ginjal subdorsal, dan retroperitoneal yang disebabkan oleh ruptur non-traumatik pada ginjal itu sendiri. Meskipun secara klinis jarang terjadi, namun sulit untuk didiagnosis dan diobati. Perdarahan ruptur ginjal spontan paling sering disebabkan oleh faktor patologis pada ginjal itu sendiri, terutama ruptur spontan neoplastik ginjal (karsinoma sel ginjal, tumor otot polos ginjal, dll.).