Interferon untuk Hepatitis B. Jenis apa yang harus dipilih?

☆ Apa saja jenis interferon yang ada? Apa perbedaannya? Interferon yang saat ini digunakan di klinik adalah interferon yang direkayasa secara genetik, yang memiliki karakteristik keamanan yang baik, kemurnian tinggi, produksi massal, dan harga murah dibandingkan dengan interferon yang ditularkan melalui darah sebelumnya. Menurut sumbernya yang berbeda, itu dibagi menjadi α, β, γ. Di antara mereka, interferon α, β memiliki efek imunomodulasi dan antivirus yang kuat, dan dapat digunakan untuk mengobati hepatitis B dan C kronis; interferon γ terutama digunakan untuk anti tumor. Dokter terkadang menyebutkan 5 juta, 6 juta interferon, apa maksudnya? 5 juta, 6 juta mengacu pada dosis interferon, yaitu setiap suntikan mengandung 5 juta unit interferon atau 6 juta unit interferon, hanya saja dosisnya berbeda. Apakah 6 juta lebih baik dari 5 juta interferon? Tidak. 6 juta unit lebih tinggi dari 5 juta unit, yang berarti efek anti-virusnya lebih kuat, tetapi tentu saja efek sampingnya juga lebih tinggi. Dosis interferon yang tepat untuk digunakan harus diputuskan oleh dokter yang merawat sesuai dengan kondisi pasien. Apakah ada perbedaan besar antara interferon domestik dan interferon impor? Perbedaan utama antara kedua jenis interferon ini adalah perbedaan waktu paruh. Interferon domestik memiliki waktu paruh yang lebih pendek yaitu beberapa jam, sedangkan interferon impor memiliki waktu paruh yang lebih panjang yaitu 60-70 jam. Oleh karena itu, interferon domestik perlu disuntikkan dua hari sekali, dan interferon impor dapat disuntikkan seminggu sekali.