Pelatihan motorik aktif untuk hemiplegia pada stroke

Selama masa pemulihan stroke, anggota tubuh yang lumpuh mungkin lumpuh secara tidak sempurna, atau anggota tubuh yang lumpuh sepenuhnya mungkin telah memulihkan sejumlah gerakan acak. 1. Gerakan aktif sendi individu: pasien berkonsentrasi pada satu sendi dan sendi lainnya dibiarkan bergerak sendiri. Misalnya, fleksi dan ekstensi sendi siku, sementara pergelangan tangan dan jari-jari dapat ditekuk. 2. Latihan untuk mengontrol dua sendi pada saat yang sama: pertahankan satu sendi dalam postur tertentu, misalnya ketika melakukan gerakan bahu, pertahankan siku tetap lurus; ketika meregangkan siku, pertahankan lengan bawah diputar ke belakang; ketika menggerakkan sendi lutut, pertahankan pergelangan kaki tetap dorsofleksi, dll. 3. Secara bertahap belajar mengendalikan seluruh anggota tubuh: ketika ada kemajuan dalam mengendalikan dua sendi, perhatikan untuk mengendalikan ketiga sendi pada saat yang sama, sampai seluruh anggota tubuh. Misalnya, saat bahu diculik, luruskan siku, putar lengan bawah ke belakang dan luruskan pergelangan tangan dan jari; saat pinggul dan lutut tertekuk, dorsofleksi pergelangan kaki pada saat yang sama dan cegah postur tubuh yang buruk seperti rotasi eksternal pinggul dan pembalikan kaki.