Banyak pasien yang berulang kali dirawat di rumah sakit karena muntah darah dan koma, sebagian besar karena mereka tidak memperhatikan detail diet dan gaya hidup mereka sehari-hari.
32 kata ini dapat merangkum pola makan sehari-hari dan kondisi kehidupan pasien sirosis: gizi seimbang, makanan ringan dan lembut, lebih banyak buah dan sayuran, lebih sedikit makanan dan lebih banyak makanan, gaya hidup disiplin, pantang alkohol dan tembakau, olahraga ringan, keceriaan dan optimisme.
1. Resep harus bervariasi
Pasien dengan sirosis harus diberikan kalori yang cukup, jumlah protein yang sesuai, lemak harus dikontrol secara ketat sesuai dengan kondisi dan minyak nabati harus digunakan sejauh mungkin, komprehensif dan kaya akan vitamin (resep harus luas, buah dan sayuran harus lebih banyak) untuk memastikan nutrisi seimbang.
Pilihlah bahan makanan favorit pasien sebanyak mungkin, masakan harus berwarna-warni, lezat, lembut dan mudah dicerna, bumbu dapat digunakan, hanya saja jangan berlebihan, garam harus moderat (asupan garam harian tidak boleh melebihi 5g).
Makanan yang kasar, kering dan keras tidak boleh dimakan secara langsung untuk mencegah pendarahan akibat bergesekan dengan varises di kerongkongan. Oleh karena itu, makanan kasar harus dibuat halus, lembut dan tipis, lalu dimakan, dan diet cair dianjurkan bagi mereka yang memiliki varises esofagus yang parah, dan puasa harus dilakukan untuk perdarahan saluran cerna bagian atas.
2.Makan lebih sedikit dan makan lebih banyak
Pasien dengan sirosis harus makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan, meningkatkan asupan vitamin dan elemen jejak, terus makan lebih sedikit dan lebih banyak makanan, dan tidak boleh makan terlalu banyak dalam sekali makan.
Terutama bila ada asites, lebih memperhatikan untuk mengurangi jumlah makanan tunggal yang dimakan, agar tidak memperburuk distensi abdomen. Namun, jika Anda makan lebih sedikit, Anda akan kembali menderita asupan nutrisi yang tidak memadai dan mempengaruhi pemulihan fungsi hati.
Selain itu, fungsi cadangan hati yang menurun juga memerlukan penambahan nutrisi secara terus-menerus, sehingga pasien dengan sirosis disarankan untuk makan dalam porsi kecil dan sering, biasanya dibagi menjadi lima hingga tujuh kali makan tergantung pada kondisi mereka. Susu asam atau bubur sayuran dapat digunakan untuk makan pagi, siang dan malam.
Ketika makanan tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi, beberapa suplemen nutrisi biasa (sebaiknya yang disetujui farmasi) dapat digunakan, seperti beberapa larutan nutrisi enteral atau bubuk nutrisi, yang umumnya dibagi menjadi asam amino, peptida pendek dan jenis protein utuh, dan yang terbaik adalah menggunakan jenis asam amino untuk sirosis, yang dapat diserap secara langsung tanpa pencernaan dan tidak akan menyebabkan peningkatan produksi amonia di usus. Jenis peptida pendek juga tersedia, dan jenis protein utuh harus digunakan dengan hati-hati.
3, hindari minum susu murni dan segar
Karena kandungan laktosa yang tinggi dalam susu murni dan segar, mudah dicerna dan diserap secara tidak sempurna, dan residu pencernaan diuraikan oleh bakteri untuk menghasilkan amonia dan beberapa racun lainnya di usus besar, sehingga meningkatkan beban pada hati, menyebabkan kembung, dan menginduksi ensefalopati hati dan infeksi usus.
Susu asam difermentasi dan komponen laktosa diubah menjadi asam laktat, yang mudah dicerna dan diserap, tidak hanya mengisi kembali protein dan kalsium, tetapi juga mengasamkan usus untuk menghambat produksi amonia, mengisi kembali lactobacilli, mengatur flora usus dan meningkatkan kekebalan tubuh.
4 . Jaga agar perut Anda tetap terbuka
Pasien dengan sirosis harus buang air besar 2 hingga 4 kali sehari, setelah konstipasi kemungkinan menyebabkan ensefalopati hepatik dan peritonitis spontan. Dianjurkan untuk menjaga 1500-3000ml urin per hari, karena penurunan volume urin akan menyebabkan asites dan oedema.
5. Keteraturan dan disiplin dalam hidup
Penderita sirosis harus menghindari begadang, berselancar di internet secara berlebihan, menonton TV, bermain mahyong dan hal-hal lain yang terlalu banyak bekerja.
Alkohol terutama dimetabolisme di dalam tubuh melalui hati, sehingga minum alkohol akan meningkatkan beban hati, jadi sebaiknya Anda mencoba untuk tidak minum minuman beralkohol; adalah fakta yang terkenal bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan, dan merokok secara langsung akan menekan fungsi kekebalan tubuh manusia, yang menyebabkan peningkatan besar dalam kemungkinan tumor ganas, termasuk kanker hati.
6.Latihan yang sesuai
Penderita sirosis hati tidak diperbolehkan melakukan olahraga berat, dan umumnya hanya dapat melakukan olahraga aerobik seperti berjalan kaki dan aktivitas ringan lainnya. Mereka yang memiliki varises parah di fundus esofagogastrik tidak boleh terlalu aktif, terutama pasien dengan perdarahan gastrointestinal yang harus beristirahat di tempat tidur.
7.Keadaan pikiran yang positif dan optimis
Keadaan pikiran yang positif dan optimis adalah prasyarat untuk tubuh yang terkoordinasi dan sehat, dan merupakan kunci kekebalan yang baik, yang diperlukan untuk menghindari infeksi dan penyakit serius seperti tumor.
Keadaan pikiran yang tertekan dapat digantikan oleh pertumbuhan tumor, dan kemarahan yang meluap-luap dapat diikuti oleh muntah darah yang mahal. Jadi, hargai hidup Anda dan jagalah kesehatan Anda dengan merawat diri Anda sendiri, dimulai dengan hal-hal kecil yang Anda lakukan.
Sirosis Hepatitis B dapat dikendalikan, dan penelitian terbaru menemukan bahwa sirosis juga dapat dibalikkan. Selama Anda melakukannya dengan sungguh-sungguh dan tekun, kehidupan yang baik tetap menjadi milik Anda! Semoga setiap pasien sirosis hati optimis dan ceria, aktif berobat, ditindaklanjuti secara teratur, pulih dengan lancar dan menikmati hidup sehat dan bahagia yang layak mereka dapatkan.