Pada orang normal, vena jugularis eksternal tidak terekspos pada posisi berdiri atau duduk dan sedikit terisi pada posisi berbaring, tetapi hanya pada 2/3 jarak dari batas klavikula atas ke sudut rahang. Jika vena jugularis terisi, membuncit dan penuh di atas level ini atau pada 45 derajat pada posisi semi-telentang, maka disebut vena jugularis yang marah, yang mengindikasikan adanya peningkatan tekanan vena yang tidak normal. Vena jugularis adalah pengukur tekanan atrium kanan dan dapat mencerminkan perubahan tekanan dan volume di atrium kanan. Karena vena jugularis kanan lebih pendek daripada vena jugularis kiri dan merupakan kelanjutan langsung dari vena kava superior, maka vena jugularis kanan merupakan indikator yang lebih baik untuk perubahan tekanan di atrium kanan daripada vena jugularis kiri. Pasien diperiksa dalam posisi tengkurap dan dokter memeriksa vena jugularis untuk melihat apakah vena jugularis terisi melebihi 2/3 bagian bawah jarak dari batas klavikula superior ke sudut rahang. Sebagai alternatif, pada posisi berdiri dan duduk, lihat apakah ada pengisian vena yang signifikan. Jika demikian, maka terdapat gagal jantung kanan, gangguan perikardial, dan sindrom vena cava superior. Denyut vena jugularis, yang lembut dan menyebar serta tidak berdenyut pada palpasi, terlihat pada insufisiensi katup trikuspid. Signifikansi klinis Temuan abnormal: pada pemeriksaan, vena jugularis ditemukan terisi melebihi 2/3 bagian bawah jarak dari batas klavikula superior ke sudut mandibula pada posisi tengkurap. Atau pengisian vena yang signifikan terlihat pada posisi berdiri dan duduk. Kemungkinan gagal jantung kanan, penyakit perikardial dan sindrom vena cava superior. Kemarahan vena jugularis dengan denyut jugularis positif terlihat pada gagal jantung kanan kongestif yang parah dengan insufisiensi katup trikuspid yang parah (fungsional atau organik), serta denyut sistolik vena di ujung ekstremitas (misalnya jari) sebagai respons terhadap kontraksi jantung. Obstruksi vena cava superior (sindrom obstruksi vena cava superior) harus dipertimbangkan pada kasus-kasus kemarahan vena jugularis tanpa memar dan pembesaran hati dan/atau oedema tungkai bawah. Siapa yang perlu diperiksa: Pemeriksaan fisik rutin, orang dengan kelainan pembuluh darah.