New York, Amerika Serikat/Leipzig, Jerman: Para ilmuwan Amerika Serikat telah memperingatkan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi fluoride dalam jumlah besar beresiko terkena fluorosis. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Dental Association edisi Oktober mengatakan bahwa meningkatkan asupan mineral melalui air minum, pasta gigi, makanan atau minuman bubuk bayi dapat meningkatkan risiko fluorosis. Fluorosis dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi, sehingga membuat gigi menjadi kurang kuat. Hasil penelitian ini mengkonfirmasi keyakinan sebelumnya bahwa fluorosis gigi berhubungan dengan asupan fluoride yang berlebihan pada anak usia dini. Studi baru yang dilakukan oleh para peneliti di Iowa State University di Amerika Serikat ini menemukan bahwa bayi berusia antara tiga dan sembilan bulan yang mengonsumsi susu formula dan minuman yang ditambahkan air mineral menelan terlalu banyak fluoride, sehingga meningkatkan risiko fluorosis, yang merupakan jenis makanan bayi yang populer di Amerika Serikat. Para peneliti merekomendasikan agar bayi mengurangi asupan campuran tersebut, yang akan mencegah mereka menelan terlalu banyak fluoride dan mengurangi risiko fluorosis, yang juga akan mengurangi epidemi nasional fluorosis. Data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat menunjukkan bahwa sepertiga dari anak-anak Amerika Serikat yang berusia antara 12 dan 15 tahun menderita beberapa jenis fluorosis. Amerika Serikat juga memiliki persentase fluoride tertinggi yang ditambahkan ke dalam air minum di dunia.