Nyeri payudara setelah pemindahan embrio disebabkan oleh fakta bahwa setelah pemindahan embrio masih hidup, tingkat chorionic gonadotropin dalam tubuh wanita hamil akan meningkat dan kelenjar pituitari akan mulai mengeluarkan prolaktin. Hal ini menyebabkan payudara wanita berkembang, saluran susu dan jaringan payudara akan berkembang dan payudara akan bertambah besar, sehingga mengakibatkan pembengkakan payudara dan rasa sakit. Payudara akan meningkat secara signifikan setelah kehamilan, terutama sebagai persiapan untuk menyusui nantinya, sehingga pembengkakan dan rasa sakit biasanya akan terjadi setelah transplantasi berhasil. Selain itu, payudara akan tetap lebih besar selama kehamilan dan ini akan berlanjut sampai akhir menyusui.