Apa yang dimaksud dengan kaki pengkor? Kaki pengkor adalah kelainan kaki bawaan (ada sejak lahir). Kelainan ini melibatkan tulang, otot, urat, dan pembuluh darah, dan dapat terjadi secara unilateral atau bilateral. Kaki terlihat pendek dan lebar, dengan tumit yang menghadap ke bawah dan kaki depan yang berputar ke dalam. Tumit tegang, tumit menyempit, dan otot betis lebih tipis dari biasanya. Prevalensi kaki pengkor adalah 1 dari 1000, dengan laki-laki dua kali lebih mungkin dibandingkan perempuan. 50 persen anak-anak terkena kaki pengkor secara bilateral. Apa yang menyebabkan kaki pengkor? Kaki tapal kuda dianggap sebagai kelainan genetik multifaktorial. Ini berarti ada banyak faktor yang berkontribusi pada perkembangan kaki pengkor saat lahir, baik genetik maupun lingkungan. Pada kelainan multifaktorial, salah satu jenis kelamin sering kali lebih mungkin terpengaruh daripada jenis kelamin lainnya. Tampaknya ada ambang batas ekspresi yang menunjukkan bahwa satu jenis kelamin lebih mungkin menunjukkan kelainan daripada yang lain. Sebagai contoh, kaki pengkor dua kali lebih sering terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Setelah seorang anak lahir dengan kaki pengkor, prevalensi kaki pengkor pada anak laki-laki atau perempuan lainnya adalah 4 persen. Dengan kata lain, ada kemungkinan 96% anak lain tidak akan mengalami kaki pengkor. Apa saja faktor risiko kaki pengkor? Faktor-faktor risiko meliputi: Riwayat keluarga dengan kaki pengkor Posisi janin di dalam rahim Anak-anak dengan kondisi neuromuskuler seperti cerebral palsy atau spina bifida memiliki peluang lebih besar untuk mengalami kaki pengkor Cairan ketuban yang rendah selama kehamilan (penurunan jumlah cairan ketuban di sekitar janin di dalam rahim) Anak-anak yang terlahir dengan kaki pengkor juga memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami dislokasi pinggul kongenital (DDH), yaitu ketika kepala tulang paha anak terlepas dari asetabulum karena terlalu dangkal. Bagaimana kaki pengkor didiagnosis? Kaki tapal kuda dapat dideteksi melalui pemeriksaan fisik. Selama pemeriksaan, dokter akan mendapatkan riwayat medis sebelum dan sesudah kelahiran dan menanyakan apakah ada anggota keluarga lain yang juga memiliki kaki pengkor. Jika anak tersebut adalah bayi atau anak yang lebih besar, dokter akan mengajukan pertanyaan lain yang mungkin terkait dengan kelainan neuromuskuler. Keterlambatan perkembangan mungkin memerlukan tindak lanjut lebih lanjut untuk mendeteksi kelainan yang mendasarinya.