Wanita usia subur yang mengalami keterlambatan menstruasi, asalkan tidak hamil, biasanya akan mengalami menstruasi dalam waktu sekitar 7-14 hari setelah mengonsumsi tablet progesteron. Tablet progesteron adalah obat berbasis progesteron yang memiliki beberapa efek pemicu menstruasi. Namun, sebelum mengkonsumsi tablet progesteron, wanita harus melakukan pemeriksaan USG, ketika endometrium tumbuh sekitar 1,2 cm dan rongga rahim terbuka, tanpa terjadinya rongga rahim, perlengketan leher rahim, endometrium terjadi pengelupasan sebelum menstruasi. Jika seorang wanita mengalami keterlambatan menstruasi tetapi endometriumnya tipis, misalnya, endometriumnya setebal 0,5 cm, bahkan dengan mengonsumsi tablet progesteron pun tidak akan menyebabkan menstruasi. Dalam hal ini, obat berbasis estrogen perlu diberikan untuk membuat endometrium tumbuh lebih tebal sebelum menambahkan tablet progesteron untuk menyebabkan menstruasi. Selain itu, tablet progesteron harus dikonsumsi di bawah pengawasan dokter, dan harus diperhatikan untuk menjaga suasana hati yang rileks dan kehidupan yang teratur selama mengonsumsi tablet tersebut.