Penilaian glukokortikoid topikal dalam dermatologi

Glukokortikoid adalah salah satu obat yang paling sering diresepkan oleh dokter kulit, dan aplikasi topikal mereka (aplikasi eksternal pada kulit, lesi atau injeksi intra-artikular) memainkan peran yang sangat penting dalam pengobatan penyakit kulit, terutama penyakit kulit inflamasi kronis. Liang Bo, Departemen Dermatologi dan Venereologi, Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Kedokteran Anhui, Cina: lemah: hidrokortison, hidrokortison asetat, metilprednisolon asetat; sedang: aseton-deprenilon (tretinoin), hidrokortison butirat, prednison, deksametason asetat, fludrokortison. Ampuh: betametason valerat, mometason furoat, betametason dipropionat, fludrokortison; Sangat ampuh: klobetasol propionat, halometason, diflubenzon diasetat, betametason valerat. Penggunaan glukokortikosteroid dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai efek samping seperti atrofi kulit, eritema wajah, pelebaran kapiler, dll. Penting untuk memahami klasifikasi glukokortikosteroid agar dapat menggunakan pedang bermata dua ini dengan lebih baik serta menghindari dan mengurangi terjadinya efek samping secara lebih luas.