Menurut statistik, sekitar 260.000 orang meninggal karena kanker hati di seluruh dunia setiap tahun, dan hampir 100.000 orang di Tiongkok. Karena keganasannya yang tinggi, perkembangannya yang cepat dan kesulitan dalam pengobatan, kanker hati telah menjadi “raja kanker” yang secara serius mengancam kesehatan dan kehidupan manusia, dan patut diwaspadai. Para ahli menunjukkan bahwa untuk mencegah kanker hati, kita harus mulai dengan kehidupan sehari-hari dan memperhatikan hal-hal berikut ini. Penggunaan vaksin hepatitis untuk mencegah hepatitis dan dengan demikian kanker hati telah menjadi salah satu cara yang paling menjanjikan untuk mencegah kanker hati. Tidak hanya anak-anak yang harus dilahirkan dengan vaksin hepatitis B, tetapi juga orang dewasa yang belum divaksinasi hepatitis B dan belum pernah menderita hepatitis dapat divaksinasi hepatitis B. Hal ini dapat menghentikan beberapa hepatitis berkembang menjadi hepatitis. Hal ini dapat menghentikan sebagian hepatitis berkembang menjadi kanker hati. Jauhi karsinogen Jangan makan makanan berjamur atau lembek, karena aflatoksin yang terkandung dalam makanan tersebut bersifat karsinogenik. Makan makanan berjamur sangat mungkin menyebabkan kanker hati. 3. Berhenti minum alkohol Alkohol perlu didetoksifikasi di dalam tubuh manusia oleh hati, pabrik kimia terbesar di dalam tubuh. Asetaldehida yang dihasilkan selama proses metabolisme ini sangat beracun bagi tubuh manusia dan dapat menyebabkan kerusakan sel, timbunan lemak dalam sel hati, peradangan dan nekrosis sel hati, dan proliferasi jaringan ikat fibrosa, yang pada akhirnya dapat menyebabkan sirosis hati, dan beberapa di antaranya dapat berubah menjadi kanker hati. Pemeriksaan medis secara teratur Pasien dengan hepatitis B atau C kronis 10 sampai 30 kali lebih mungkin untuk mengembangkan kanker hati daripada orang normal. Jika hepatitisnya sudah sembuh, tetapi kerusakan yang disebabkan oleh virus hepatitis pada hati belum hilang, yang berarti dasar untuk kanker masih ada, jadi harus dilakukan pemeriksaan rutin. Bagi orang berusia di atas 35 tahun yang positif hepatitis B surface antigen, telah menderita hepatitis kronis dan sirosis selama lebih dari 5 tahun, dan memiliki riwayat keluarga kanker hati dalam tiga generasi anggota keluarga dekat mereka, pengujian methaemoglobin dan USG hati setiap enam bulan adalah cara yang paling efektif untuk mendeteksi kanker hati pada tahap awal. Terjadinya kanker hati juga terkait dengan imunitas tubuh. Dalam keadaan normal, sel-sel dalam tubuh dapat membentuk sel kanker, tetapi sistem kekebalan tubuh manusia memiliki kemampuan untuk menghilangkan sel-sel ini dan kanker tidak terjadi dalam tubuh manusia. Ketika sistem kekebalan tubuh melemah, kanker kemungkinan besar akan terjadi. Olahraga aktif dan memperkuat sistem kekebalan tubuh juga merupakan aspek penting untuk mencegah terjadinya kanker hati. Penderita hepatitis B harus memiliki kebiasaan hidup yang baik, menjalani kehidupan yang teratur, melakukan latihan fisik dan mental yang tepat dan menjaga suasana hati yang optimis, sehingga dapat meningkatkan kebugaran fisik, meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya sirosis hati dan kanker hati.