Apa yang dimaksud dengan rehabilitasi secara khusus?

  Terapi rehabilitasi adalah proyek yang sistematis dan terutama terdiri dari: (1) Terapi gerakan: digunakan untuk memulihkan fungsi motorik pasien hemiplegia, terutama terapi manipulatif satu-ke-satu (yaitu satu terapis rehabilitasi untuk satu pasien). Perawatan ini didasarkan pada prinsip-prinsip perkembangan saraf pusat, memulihkan fungsi motorik dan sensorik pasien serta menghambat gerakan dan refleks yang tidak normal melalui teknik pelonggaran dan fasilitasi. Hal ini juga dikombinasikan dengan penggunaan beberapa peralatan olahraga untuk meningkatkan kemampuan motorik pasien.  (2) Terapi okupasi: Ini adalah terapi rehabilitasi yang menargetkan keterampilan motorik ekstremitas atas, koordinasi dan gerakan tangan yang halus dengan tujuan memulihkan kemampuan pasien untuk melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari.  (3) Fisioterapi: seperti stimulasi listrik fungsional, terapi biofeedback, dan fisioterapi yang sesuai untuk memperbaiki masalah otot dan peredaran darah pada tungkai hemiplegia.  (4) Terapi bicara: Pasien dengan disfungsi bicara yang menyertai dirawat untuk meningkatkan kemampuan komunikasi verbal pasien.  (5) Psikoterapi: Pasien dengan stroke hemiplegia sering mengalami depresi dan kecemasan dan membutuhkan intervensi psikologis yang tepat.  (6) Pekerjaan rehabilitasi: Untuk anggota tubuh hemiplegia, penyangga ortopedi yang tepat dapat dipasang untuk menghentikan deformasi anggota tubuh dan membantu aktivitas fungsional.  (7) Perawatan rehabilitasi: penempatan posisi fungsional dan aktivitas pasif anggota tubuh pada tahap awal penyakit pasien atau selama periode terbaring di tempat tidur, pencegahan komplikasi pernapasan, saluran kemih, dan saluran cerna, dll.  Menurut teori pengobatan Tiongkok, hemiplegia disebabkan oleh “hilangnya dukungan tendon dan penyumbatan meridian”, dan perawatan akupunktur dan pijat dapat membuka meridian. Akupunktur dan pijat memainkan peran penting dalam rehabilitasi hemiplegia pada stroke, membuat perawatan rehabilitasi menjadi lebih bernuansa Tiongkok. Namun, akupunktur dan pijat tidak dapat menggantikan terapi rehabilitasi.