Oklusi vena retina (Retinal vein occlusion, RVO) biasanya disebut sebagai “stroke” pada pembuluh darah mata, dan merupakan salah satu penyakit bawah mata yang paling umum terjadi pada orang paruh baya dan lanjut usia yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Menurut Klasik Pengobatan Tradisional Tiongkok, penyakit ini sering disebabkan oleh tujuh emosi, pola makan, pengerahan tenaga, panas dan api dahak. Obstruksi vena retina dapat terjadi pada vena sentral dan cabang, dengan obstruksi cabang yang lebih umum terjadi. Penting untuk dicatat bahwa RVO tidak jarang terjadi pada orang muda karena meningkatnya kecepatan kerja dan kehidupan di masyarakat kita, dan dapat disebabkan oleh larut malam, jadwal kerja yang sibuk, dan tekanan mental. Selain itu, pil kontrasepsi dll. juga dapat menyebabkan RVO. 1. Apa saja gejala pasien RVO? Pasien dengan RVO dapat mengalami kehilangan penglihatan yang tiba-tiba dan tanpa rasa sakit, atau bayangan hitam yang mengaburkan mata mereka; beberapa pasien dapat mengalami kehilangan penglihatan yang ringan, dan seiring dengan perkembangan kondisi, penglihatan mereka menjadi kabur secara signifikan sampai mereka benar-benar buta. 2. Mengapa gejala-gejala ini terjadi pada pasien dengan RVO? Alasannya adalah bahwa ketika RVO terjadi, apakah itu penyumbatan vena cabang atau penyumbatan vena sentral, retina yang terkena dapat menunjukkan kehilangan penglihatan secara tiba-tiba karena perdarahan besar seperti nyala api, oedema makula atau bahkan perdarahan intravitreal. Beberapa pasien dengan perdarahan awal yang melibatkan retina yang lebih sedikit atau tidak ada keterlibatan makula menunjukkan kehilangan penglihatan ringan, tetapi jika tidak ditangani tepat waktu, kondisinya akan terus memburuk dan kerusakan penglihatan yang serius juga akan terjadi, keduanya perlu mencari pertolongan medis sesegera mungkin. 3. Mengapa RVO menyebabkan kebutaan? Hal ini terutama disebabkan oleh kurangnya penanganan dini dan tepat waktu. Pada RVO, edema makula, darah vitreous dan neovaskularisasi retina atau papilla optik dapat merusak penglihatan pasien secara serius atau menyebabkan kebutaan. Pada kasus glaukoma neovaskular yang sudah lanjut, tidak hanya tidak ada harapan untuk memperbaiki penglihatan, tetapi nyeri mata bisa sangat parah sehingga dapat memengaruhi kehidupan normal dan memerlukan pengangkatan mata. 4.Bagaimana cara mengobati RVO? Pasien dengan kehilangan penglihatan atau bayangan hitam yang mengaburkan mata mereka harus mencari pertolongan medis sesegera mungkin dan menjalani pemeriksaan dan perawatan di bawah pengawasan medis. 1) Pertama, Anda harus mengontrol kondisi umum Anda, seperti tekanan darah, gula darah dan lemak darah. 2) Tergantung pada kondisi fundus dan laporan pemeriksaan, dokter akan memberikan rekomendasi untuk pengobatan seperti obat, laser atau pembedahan. 3) Tindak lanjut secara teratur diperlukan setelah pengobatan atau pembedahan.