Apa yang dimaksud dengan tes tiroid ect?

ECT tiroid adalah alat penting untuk mengonfirmasi diagnosis penyakit ganas seperti kanker tiroid. Prosedur ini melibatkan pemberian agen radioaktif secara oral yang dimetabolisme pada tingkat yang berbeda dalam jaringan tiroid normal dan ganas. Bahan radioaktif kemudian dipindai dengan CT untuk mendapatkan gambar. ECT (Emission Computed Tomography) disebut pemindai tomografi terkomputasi emisi. Prinsip dasarnya adalah bahwa radionuklida disuntikkan atau diberikan secara oral ke dalam tubuh, yang dimetabolisme oleh organ, dan CT scan mendeteksi jumlah radionuklida di dalam dan di luar organ atau antara area yang sakit dan jaringan normal, dan menggunakan perbedaan kontras ini untuk menilai status fungsional organ. Ini juga dapat memberikan berbagai parameter, seperti kurva waktu-radiasi, yang penting untuk diagnosis dan pengobatan penyakit. Penyakit utama dalam kategori ini adalah kanker tiroid dan tumor tulang. Penyakit ganas seperti kanker tiroid memiliki tingkat metabolisme yang lebih tinggi daripada jaringan normal dan dapat diskrining untuk lesi ganas seperti kanker tiroid setelah pemindaian ECT. ECT tiroid dilakukan dengan mengambil teknesium (zat radioaktif dengan kerusakan radiologis minimal) secara oral di pagi hari dengan perut kosong, memetabolisme dengan penyerapan oleh kelenjar tiroid, dan kemudian pasien berbaring di CT scan kelenjar tiroid untuk menilai metabolisme area yang berbeda dari kelenjar tiroid dengan tingkat metabolisme agen teknesium di area itu. Secara umum, area dengan tingkat metabolisme yang tinggi paling sering dianggap sebagai lesi mual dan investigasi lebih lanjut seperti biopsi tusukan diperlukan sebagai langkah selanjutnya.