Bagaimana cara mengobati infeksi pusar?

  Pengobatan lokal adalah andalan dan antibiotik umumnya tidak diperlukan.  1. Pengobatan akut: kendalikan infeksi dan jaga agar area tersebut tetap kering.  (1) Pengobatan ringan: menghilangkan kerak lokal dan mencuci dengan larutan hidrogen peroksida 3% dan etanol 75% setiap saat; orang dewasa dapat menggunakan kompres basah garam panas; jaga agar umbilikus tetap kering.  (2) Pengobatan abses: Apabila abses tidak terbatas, oleskan salep emas atau fisioterapi di sekitar umbilikus untuk membatasi infeksi dan mendorong pembentukan abses dan pecahnya ke luar. Setelah abses terbentuk, insisi dan drainase harus dibuat.  (3) Pengobatan infeksi sistemik: Jika terdapat nanah dalam jumlah besar, atau jika abses dipersulit oleh peritonitis atau sepsis, antibiotik spektrum luas dalam jumlah yang cukup seperti penisilin harus diberikan, dan antibiotik yang efektif harus dipilih sesuai dengan temuan bakteriologis.  (4) Terapi suportif: Jika terjadi infeksi sistemik yang rumit, perhatian harus diberikan untuk mengisi kembali air dan elektrolit, dan darah utuh segar, plasma atau albumin dapat diberikan dengan tepat untuk meningkatkan imunitas tubuh.  2. Pengobatan kronis: Luka granulasi kecil dapat dibakar dengan 10% perak nitrat dan kemudian dilapisi dengan salep antibiotik. Luka granulasi yang besar dapat dieksisi dengan pembedahan atau elektrokauter untuk menghilangkan jaringan granulasi. Fossa umbilikalis bisa disembuhkan dengan menjaganya tetap bersih dan kering. Bedak talek sebaiknya tidak digunakan pada luka yang sudah tidak bisa dipakai untuk menghindari stimulasi proliferasi granulasi.