Apa yang salah dengan keringat malam bayi Anda yang berlebihan?

  Apakah kekurangan kalsium jika bayi saya banyak berkeringat di malam hari?

  Banyak bayi yang banyak berkeringat di malam hari sebelum dan sesudah tidur. Karena alasan ini, banyak orang tua yang sangat gugup, khawatir apakah anak mereka sakit atau kekurangan zat tertentu, atau bahkan secara membabi buta melengkapi dengan beberapa zat gizi yang disebut nutrisi. Sebenarnya, hal ini tidak perlu terjadi, tetapi kuncinya adalah mengidentifikasi apakah keringat bayi bersifat fisiologis atau patologis.

  1. Karakteristik fisiologis anak-anak.

  Balita dan anak-anak prasekolah secara alami aktif dan energik, dan mereka tidak bisa beristirahat ketika mereka terjaga. Olahraga membuat berbagai sistem tubuh perlahan-lahan beristirahat, tetapi panas yang terkumpul dalam tubuh belum hilang, dan pada saat ini kelebihan panas dihilangkan dalam bentuk keringat; pada saat yang sama, saraf fitogenik anak-anak tidak berkembang dengan baik, dan ketika mereka tertidur, saraf simpatik yang bertanggung jawab atas kelenjar keringat akan bersemangat sejenak karena hilangnya kontrol otak, dan banyak fenomena akan terjadi. Ini sepenuhnya normal. Inilah sebabnya mengapa penting untuk mengidentifikasi penyebab keringat berlebih dalam konteks presentasi klinis bayi. Penyebab utamanya adalah keringat malam fisiologis dan patologis.

  2. Penyebab fisiologis.

  (1) Keringat malam yang berlebihan terjadi karena karakteristik fisiologis bayi, biasanya sebelum jam 12 malam (paruh pertama malam) dan kebanyakan pada paruh kedua malam ketika keringat secara otomatis hilang. Hal ini paling umum terjadi pada anak-anak antara usia 3 dan 7 tahun dan secara bertahap menghilang seiring dengan bertambahnya usia dan sistem saraf mereka menjadi lebih fungsional.

  (2) Keringat malam disebabkan oleh aktivitas tinggi atau makanan berkalori tinggi sebelum tidur.

  (3) Keringat malam disebabkan oleh suhu ruangan yang tinggi atau selimut tebal selama tidur. Sebagian besar keringat pada bayi bersifat fisiologis dan umumnya tidak diobati dengan obat-obatan, melainkan dengan penyesuaian gaya hidup untuk menghilangkan pemicu penyebab panas.

  3. Penyebab patologis.

  (1) Rakhitis

  Sebagian besar rakitis aktif berkeringat di malam hari setelah tidur, dan keringat berangsur-angsur berkurang setelah tidur nyenyak; mereka sering disertai dengan tidur gelisah di malam hari, tangisan yang mengkhawatirkan, kebotakan oksipital, dahi persegi, dan manik-manik tulang rusuk.

  (2) Tuberkulosis atau penyakit wasting kronis lainnya

  Keringat sering kali berlebihan dalam semalam dan berhenti saat terbangun; sering kali disertai dengan manifestasi klinis seperti demam rendah, kehilangan nafsu makan dan kekurusan.

  (3) Penyakit rematik

  Sering berkeringat berlebihan dengan nyeri tulang dan sendi yang mengembara dan peningkatan denyut jantung.

  (4) Hipoglikemia

  Hipoglikemia tidak dapat dikesampingkan pada puasa dengan keringat berlebih.

  Bayi yang banyak berkeringat di malam hari dan memiliki gejala-gejala lain seperti yang disebutkan di atas harus segera ditangani oleh dokter untuk mengetahui penyebabnya.

  4. Perawatan untuk bayi yang berkeringat

  (1) Bersihkan, cuci dan ganti secara teratur. Bersihkan keringat dari kepala dan tubuh bayi, ganti pakaian dalam dan pakaian dalam sesering mungkin, dan perhatikan kebersihan diri.

  (2) Jangan meniupkan angin secara langsung ketika tidur untuk menghindari kedinginan.

  (3) Memperkuat tubuh. Anak-anak yang rentan berkeringat di malam hari, sebaiknya melakukan latihan fisik yang terencana, seperti berjemur dan mandi air dingin, untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi mereka.

  (4) Makan sayuran dan buah-buahan dalam jumlah yang wajar. Minum banyak air untuk mengisi kembali air dan garam.