Penyakit kuning hemolitik yang baru lahir dibagi menjadi penyakit kuning hemolitik ABO dan penyakit kuning hemolitik RH, dan menurut situasinya, penyinaran cahaya biru dengan pengobatan dan perawatan pertukaran darah dipilih. 1. Iradiasi cahaya biru dengan obat-obatan: Penyakit kuning hemolitik ABO memilih iradiasi cahaya biru dengan suntikan gammaglobulin, sehingga bilirubin cepat keluar dari tubuh, yang dapat memblokir hemolisis dengan sangat baik, dan umumnya tidak perlu melakukan perawatan pertukaran darah. 2. Perawatan pertukaran darah: Penyakit kuning hemolitik RH tidak terlalu efektif bila iradiasi sinar biru dan injeksi gammaglobulin dipilih, dan perawatan pertukaran darah biasanya diperlukan untuk menghindari terjadinya ensefalopati bilirubin. Pengobatan dan perawatan di atas harus mengikuti petunjuk dokter. Bayi baru lahir dengan penyakit kuning hemolitik harus pergi ke rumah sakit tepat waktu, di bawah saran dokter untuk memilih rencana perawatan terbaik, agar tidak menunda kondisi tersebut.