Apakah ada cara untuk mengobati restenosis setelah pemasangan stent?

       Restenosis tidak dapat dihindari pada beberapa pasien setelah perawatan intervensi, tetapi kami tidak dapat memprediksi secara akurat siapa yang akan mengalami restenosis sebelum prosedur.  Jadi, setelah restenosis terjadi, apakah ada cara untuk mengobatinya? Jawabannya adalah ya. Restenosis yang menyebabkan gejala klinis (misalnya angina atau infark miokard) juga dapat ditangani dengan: (i) Pelebaran balon ulang, biasanya menggunakan teknik pelebaran balon bertekanan tinggi atau memotong balon.  (ii) Pemasangan kembali stent, di mana stent dimasukkan kembali ke dalam stent.  ③ Penggunaan pengangkatan plak.  ④ Penyinaran endovaskular.  ⑤ Operasi bypass bedah.  Saat ini, metode 3 dan 4 jarang digunakan.