1.Berkumur air garam: berkumur dengan air garam ringan setiap pagi dan sore hari, setelah makan, untuk menghilangkan kuman mulut, memiringkan kepala dan berkumur sehingga air garam sepenuhnya membilas tenggorokan untuk hasil yang lebih baik. 2.Rendaman air dingin: basuh wajah Anda dengan air dingin setiap hari, basuh lubang hidung Anda dengan segenggam air, yaitu, gunakan lubang hidung Anda untuk menghirup sedikit air dengan lembut (perhatikan untuk tidak menghirup terlalu dalam untuk menghindari tersedak) dan kemudian tiup, ulangi beberapa kali. 3, minum air putih: musim gugur dan musim dingin iklim kering, tubuh manusia rentan terhadap kekurangan air, sering minum air putih tidak hanya dapat memastikan bahwa kebutuhan tubuh manusia, tetapi juga dapat memainkan detoksifikasi diuretik, penghapusan efek limbah tubuh. 4, memijat alur hidung: dua tangan menggosok, telapak tangan panas memijat titik Ying Xiang (terletak di alur hidung, tepi luar hidung datar horizontal dari titik tengah) lebih dari sepuluh kali, dapat mencegah pilek dan mengurangi gejala hidung tersumbat setelah pilek. 5, air panas merendam kaki: setiap malam dengan air yang lebih panas (suhu panas hampir tak tertahankan sejauh ini) rendam kaki selama 15 menit, perhatikan rendam kaki saat air tidak boleh melebihi permukaan kaki, rendam kaki setelah merah, dapat mencegah masuk angin. 6, menghirup uap: ketika dingin pertama, tuangkan air mendidih ke dalam cangkir, lakukan pernapasan dalam ke udara panas sampai air dalam cangkir dingin, beberapa kali sehari, dapat mengurangi gejala hidung tersumbat. 7, makan lebih banyak “makanan merah”: makanan merah mengacu pada makanan untuk makanan merah, oranye-merah atau coklat-merah, seperti paprika merah, wortel, labu, tomat, bawang merah, hawthorn, apel merah, kurma merah, buckthorn laut, kesemek, dll., fitur umum dari makanan ini kaya akan beta-karoten, dapat mencegah dan mengendalikan pilek. 8, gula jahe + air lobak: pertama gula merah dengan jumlah air yang tepat, rebus dan tambahkan beberapa irisan jahe dan lobak, 10 menit kemudian minum selagi panas, dapat mencegah masuk angin. 9, fumigasi cuka: setiap hari pagi dan sore dengan fumigasi cuka di dalam ruangan sekali, setiap kali 20 menit, dapat menyingkirkan virus di dalam ruangan, mengurangi terjadinya influenza. 10, bawang mentah: bawang mentah, bisa berupa minyak panas yang dituangkan pada bawang merah yang diparut halus, lalu dimakan dengan tahu dan dingin lainnya, tidak hanya lezat, dan dapat mencegah flu. 11, pilek dan demam tidak boleh minum teh teh mengandung teofilin, kafein dan asam tanat. Teofilin dan kafein memiliki peran untuk menggairahkan sistem saraf pusat, meningkatkan sirkulasi darah dan mendorong detak jantung yang lebih cepat. Minum teh saat Anda demam akan membuat suhu tubuh pasien meningkat dan semakin memperparah kondisinya. Teh ginseng juga memiliki efek stimulasi pada saraf, sehingga juga tidak cocok untuk dikonsumsi. Selain itu, asam tanat dalam teh memiliki efek astringen, yang dapat memengaruhi keringat tubuh dan mencegah pembuangan panas secara normal. Jika panas tubuh tidak dihamburkan dengan benar, maka akan sulit untuk menurunkan suhu tubuh pada waktunya, yang akan mempengaruhi pemulihan tubuh yang sakit. Bila Anda demam, Anda harus minum lebih banyak air hangat.