Apa yang dimaksud dengan terapi anti-platelet ganda?

Pendahuluan Jantung memompa darah dan saluran yang dilaluinya adalah pembuluh darah yang pada akhirnya memungkinkan organ-organ tubuh menerima oksigen dan nutrisi sehingga dapat berfungsi dengan baik. Darah memiliki komposisi yang kompleks, dengan banyak zat selain oksigen dan nutrisi, termasuk fragmen sel yang disebut trombosit. Trombosit memiliki fungsi yang penting, misalnya, ketika jari terpotong, trombosit berubah bentuk dan menempel satu sama lain untuk membentuk gumpalan darah, sehingga menghentikan pendarahan. Trombosit juga dapat membentuk gumpalan dalam pembuluh darah, kadang-kadang sebagai reaksi normal, dan kadang-kadang untuk memblokir aliran darah ke pembuluh darah jantung, yang mengakibatkan berkurangnya suplai darah, berkurangnya suplai oksigen dan pada akhirnya merusak jantung. Terapi Anti-Trombosit adalah istilah medis yang mengacu pada penggunaan obat untuk memblokir trombosit dan dengan demikian mencegah pembentukan gumpalan darah yang berbahaya. Terapi anti-trombosit ganda mengacu pada penggunaan dua obat penghambat trombosit yang berbeda secara simultan, biasanya setelah infark miokard atau setelah pemasangan stent, untuk menjaga agar pembuluh darah tetap terbuka dan mencegah terjadinya infark miokard. Fungsi normal jantung Jantung bertanggung jawab untuk memompa darah ke tubuh dan memasok oksigen dan nutrisi ke organ-organ tubuh sehingga dapat berfungsi dengan baik. Jantung itu sendiri juga membutuhkan pasokan oksigen dan nutrisi agar dapat berfungsi dengan baik. Arteri koroner bertanggung jawab untuk memasok darah ke jantung dan dengan demikian dengan oksigen yang cukup. Tugas ini paling mudah dilakukan saat tubuh beristirahat atau tidur, tetapi peningkatan kebutuhan pada arteri koroner akan memberikan tuntutan yang lebih besar pada suplai darah. Masalah apa yang dapat terjadi pada jantung? Pada sebagian orang, arteri koroner menyempit karena pembentukan plak. Seiring dengan bertambahnya plak, aliran darah menurun dan jantung mengalami ketidakseimbangan dalam pasokan dan permintaan. Kadang-kadang plak dapat pecah dan tubuh dapat membentuk bekuan darah di tempat pecahnya. Sayangnya, gumpalan darah dapat lebih berbahaya daripada baik dan selanjutnya dapat menyumbat arteri koroner dan mengurangi aliran darah. Jika aliran darah ke jantung tiba-tiba terputus, sel-sel otot jantung dapat mati karena kekurangan oksigen. Kondisi ini disebut infark miokard. Apa peran trombosit? Trombosit adalah komponen penting dalam darah. Trombosit adalah fragmen sel yang sangat kecil yang berperan penting dalam pembekuan darah. Ketika pembuluh darah rusak, tubuh memberi sinyal kepada tubuh untuk merekrut trombosit ke area yang rusak dan menempelkannya satu sama lain. Reaksi serupa terjadi ketika plak kolesterol dalam arteri koroner pecah, tetapi perlekatan trombosit membentuk gumpalan yang dapat menyebabkan infark miokard. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghambat trombosit dan mencegahnya membentuk gumpalan pada plak atau di dalam stent, sehingga mencegah infark miokard. Bagaimana trombosit dapat diblokir? Obat yang paling dasar untuk memblokir trombosit adalah aspirin. Trombosit memiliki enzim yang aktif ketika gumpalan terbentuk, melepaskan bahan kimia yang menyebabkan trombosit melekat satu sama lain. Aspirin menghambat enzim ini, sehingga mengurangi perlekatan trombosit. Namun, beberapa pasien memerlukan penghambatan trombosit yang lebih kuat dan dokter sering menggunakan obat 2-in-1 untuk memblokir trombosit setelah infark miokard atau setelah pemasangan stent. Apa yang dimaksud dengan terapi anti-trombosit ganda? Ada beberapa jalur untuk adhesi trombosit. Aspirin bekerja dengan memblokir enzim, sementara ada juga reseptor pada permukaan trombosit yang, setelah diaktifkan, memungkinkan trombosit melekat dan membentuk gumpalan. Sekelompok obat dapat memblokir trombosit dengan menghambat reseptor spesifik pada permukaan trombosit. Obat-obatan tersebut adalah clopidogrel, prasugrel dan ticagrelor. Terapi antiplatelet ganda biasanya berupa aspirin ditambah salah satu dari ketiga obat ini. Terapi antiplatelet ganda dapat mencapai penghambatan trombosit yang lebih kuat daripada aspirin saja. Terapi antiplatelet ganda mengurangi kemungkinan infark miokard dengan mengurangi pembentukan bekuan darah di tempat pecahnya plak koroner atau pemasangan stent. Oleh karena itu, terapi antiplatelet ganda sangat penting bagi sebagian pasien penyakit jantung.