1
Kompres panas terutama digunakan untuk mengurangi rasa sakit kronis, menstimulasi sirkulasi darah dan menenangkan otot dan darah. Alat ini bekerja dengan meningkatkan suhu dan aliran darah ke jaringan tubuh untuk menarik nutrisi tambahan ke area yang nyeri untuk meningkatkan metabolisme dan fagositosis sel darah putih.
Sebaliknya, panas tidak boleh digunakan untuk cedera akut. Hal ini karena ketika panas memasuki jaringan tubuh bersama dengan media yang mengalir di dalam tubuh, hal ini dapat meningkatkan pembengkakan dan peradangan. Jadi, jangan mencoba melebarkan pembuluh darah dengan panas, kecuali di bawah pengawasan praktisi kesehatan Anda. Kedua, jangan gunakan panas sebelum berolahraga berat. Hal ini karena otot-otot Anda akan terpengaruh oleh relaksasi yang berlebihan saat berolahraga.
2
Tindakan pencegahan untuk menerapkan panas
3
Waktu terbaik untuk mengompres dengan kompres panas adalah antara 15 dan 20 menit. Hal ini karena diperlukan waktu minimal 15 menit agar panas dari kompres panas dapat masuk ke dalam jaringan tubuh dan memberikan efek terapeutik.
4
Kompres panas dapat dibagi menjadi kompres kering dan kompres basah, dimana kompres basah lebih meresap dan memiliki efek yang signifikan untuk mengurangi kemacetan pada jaringan lunak leher dan menghilangkan rasa sakit yang disebabkan oleh kejang otot dan tonus.
5
Jangan mencoba membuat kulit mati rasa dan menghilangkan rasa sakit dengan menggunakan kompres panas yang terlalu panas. Hal ini akan mengurangi sensitivitas kulit terhadap dunia luar dalam jangka panjang.
AKHIR
Tentang kompres dingin
1
Kompres dingin (perawatan dingin) adalah pilihan pertama untuk cedera akut. Ketika tubuh terluka, perawatan dingin segera pada luka bisa sangat efektif dalam mengurangi kerusakan jaringan dan peradangan. Perawatan dingin juga dapat mengurangi kejang otot, mengurangi rasa sakit setelah berolahraga dan meningkatkan aliran darah.
2
Demikian pula, kompres dingin tidak cocok untuk kulit sensitif dan orang dengan sirkulasi yang buruk. Orang tua, anak-anak, dan penderita diabetes juga harus berhati-hati dengan pengobatan dingin.
3
Tindakan pencegahan untuk kompres dingin
4
Untuk cedera akut atau sub-akut, perawatan dingin hanya boleh diterapkan pada luka hingga tiga hari setelah cedera dan tidak boleh dilakukan dengan meletakkan kompres es langsung pada kulit, tetapi dengan melapisinya dengan handuk kering.
5
Durasi pengobatan biasanya 47 dalam 2 jam dan kompres dingin perlu diulang setiap beberapa jam.
7
Untuk mengurangi nyeri otot setelah berolahraga, disarankan untuk mengompres kulit dengan kompres dingin setelah 10 – 20 menit berolahraga.