Dislokasi kongenital kepala radial I. Gambaran Umum Dislokasi kongenital kepala radial adalah kelainan yang jarang terjadi. Umum terjadi secara unilateral, dan menyumbang 40% secara bilateral. Pada sekitar setengah dari kasus, kelainan bentuknya unilateral. Penyakit ini umumnya bermanifestasi sebagai warisan dominan autosomal. Diagnosis (a) Manifestasi Klinis Perubahan patologis dan manifestasi klinis bervariasi sesuai dengan usia pasien dan jenis dislokasi kepala radial. Kelainan bentuk ini sering kali tidak mudah dideteksi saat lahir, dan diagnosis hanya dibuat setelah pemeriksaan siku setelah trauma ringan pada masa kanak-kanak. Dislokasi kongenital kepala radial sering dikaitkan dengan pembengkokan ulnaris, yang arahnya bervariasi sesuai dengan jenis dislokasi. Pada dislokasi anterior kepala radial, kelengkungan ulna ke depan, ada rasa obstruksi mekanis saat sendi siku difleksikan, dan soket siku teraba pada kepala radial. Pada dislokasi posterior kepala radial, kelengkungan ulna menekuk ke arah dorsal, sendi siku tidak dapat diluruskan sepenuhnya, dan kepala radial yang menonjol dapat disentuh di bagian belakang siku. Pada dislokasi lateral kepala radial, kelengkungan ulna melengkung ke sisi lateral. Jenis ini jarang mempengaruhi fleksi dan ekstensi siku, tetapi rotasi lengan bawah ke depan dan ke belakang terbatas. (II) Manifestasi sinar-X Pada ketiga jenis dislokasi kepala radial di atas, sumbu panjang batang radial tidak melewati bagian tengah tuberositas humerus. Pada dislokasi kepala radial kongenital, tuberositas humerus jelas kurang berkembang, dan kepala radial sebagian besar berbentuk oval. (C) Diagnosis banding Dislokasi kepala radial kongenital harus dibedakan dari dislokasi traumatik, fraktur leher radial, fraktur Monteggia, dan siku tertarik. Fleksi ulnaris bukan merupakan tanda spesifik dari dislokasi kepala radial kongenital dan juga dapat terjadi pada dislokasi traumatik lama yang belum direset. Dislokasi kepala radial traumatik sering dikaitkan dengan riwayat trauma dan pengerasan di dalam jaringan lunak yang mengelilingi kepala radial, yang sering kali menunjukkan dislokasi traumatik. Pada dislokasi kepala radial kongenital dan traumatik, terdapat pertumbuhan batang radial. Perawatan Setelah didiagnosis, neonatus dan bayi memerlukan uji coba pengaturan ulang tertutup. Ketika kepala radial diatur ulang dengan dislokasi posterior, siku harus diluruskan dengan lengan bawah diputar ke belakang; ketika kepala radial mengalami dislokasi ke arah anterior, siku harus ditekuk. Siku harus difleksikan ketika kepala radial mengalami dislokasi ke arah anterior. Jika reposisi tertutup tidak berhasil, jari-jari harus dipotong dan diposisikan ulang. Pada anak-anak di atas 3 tahun, jika jari-jari terlalu panjang, pemendekan radial harus dilakukan sebelum dipotong dan diposisikan ulang. Prognosis: Pada anak yang lebih besar, karena pertumbuhan kepala radial yang berlebihan, sulit untuk mengatur ulang kepala radial dengan manipulasi, dan bahkan sulit untuk mengatur ulang dengan sayatan, dan perlu dilakukan reseksi kepala radial jika masih ada gejala pada masa remaja.