Nona Lee memiliki papiloma intraduktal payudara kiri, menunjukkan pentingnya pemeriksaan payudara

(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah umum dan informasi yang relevan dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)

Abstrak: Papiloma intraduktal payudara adalah penyakit payudara yang umum terjadi pada wanita, biasanya dengan insiden tinggi pada kelompok usia 40-50. Dalam artikel ini, seorang wanita berusia 45 tahun, Nn. Li, dengan riwayat nodul payudara sebelumnya, didiagnosis dengan papiloma intraduktal payudara kiri dengan USG ulangan dan biopsi patologis, dan dipulangkan dengan penyembuhan sayatan payudara yang baik setelah reseksi tumor payudara kiri.

Informasi dasar】Perempuan, 45 tahun

Jenis Penyakit】Papiloma intraduktal kiri pada payudara

Rumah Sakit】 Rumah Sakit Pertama Harbin

Tanggal Konsultasi】 Januari 2022

Rencana perawatan】 Perawatan bedah (biopsi tusukan nodul payudara, reseksi tumor payudara kiri)

Masa Perawatan】 5 hari di rumah sakit

Efektivitas】 Sayatan payudara pasien sembuh dengan baik, tanpa kemerahan, bengkak, atau eksudasi, dan dia dipulangkan dalam kondisi baik.

I. Konsultasi awal

Pasien berusia 45 tahun dan datang ke ruang konsultasi dengan wajah cemas, karena menduga bahwa ia menderita kanker payudara. okupansi nodular multipel (kategori BI-RADS 3), okupansi kistik multipel bilateral payudara (kategori BI-RADS 2) mastopeksi bilateral. Pasien sebelumnya telah menjalani USG kategori 3 dari nodul 2-titik dan 5-titik di payudara kiri, tetapi USG diulang beberapa hari yang lalu dengan perubahan ke kategori 4a dan peningkatan kemungkinan keganasan.

Pemeriksaan fisik pasien: kedua payudara simetris, puting susu tidak tertekan, tidak ada cairan yang keluar dari puting susu, dan nodulnya kecil dan tidak dapat diraba secara signifikan.

II. Proses pengobatan

Patologi nodul pada titik 2 menunjukkan biopsi tusukan pada payudara kiri, yang konsisten dengan adenopati dengan papiloma intraduktal. Patologi nodul payudara pasien menunjukkan bahwa papiloma intraduktal adalah lesi jinak, tetapi ada kemungkinan kanker.

Setelah pasien dirawat di rumah sakit, pasien diberikan pemeriksaan yang relevan, dan setelah mengecualikan kontraindikasi untuk operasi, pasien diberikan reseksi tumor payudara kiri di bawah anestesi lokal, dan dua nodul, yang keduanya adalah tumor papiler intraduktal, secara patologis dirawat secara intraoperatif.

III. Hasil pengobatan

Pasien dirawat di rumah sakit selama total 5 hari dan dipulangkan pada hari ke-4 pasca operasi dengan penjahitan kosmetik pada sayatan, yang tidak memerlukan pengangkatan jahitan. Sayatan payudara kiri pasien sembuh dengan baik pada saat keluar dari rumah sakit, tanpa kemerahan, bengkak atau eksudasi.

IV. Catatan

Saya sangat senang bahwa kondisi pasien telah membaik, tetapi saya ingin mengingatkan pasien bahwa poin-poin berikut ini harus diperhatikan setelah pulang.

1. Hindari basah-basahan sampai sayatan bedah benar-benar sembuh untuk menghindari infeksi dan jangan meremas area payudara.

2, perhatikan istirahat dan hindari olahraga berat dalam waktu singkat untuk menghindari robeknya sayatan.

3, perhatikan pola makan yang ringan, hindari makanan yang merangsang, seperti cabai, lada, bawang putih, dll., bisa tepat untuk meningkatkan asupan protein dan daging.

4. Setelah keluar dari rumah sakit, nodus payudara lainnya masih perlu ditindaklanjuti secara teratur untuk ditinjau untuk memahami perubahan nodus lainnya.

V. Wawasan pribadi

Meskipun papiloma intraduktal adalah tumor jinak, namun memiliki kecenderungan ganas, dan oleh karena itu, perlu diobati dengan eksisi bedah apabila terdeteksi pada stadium dini. Sebagian besar papiloma intraduktal pada awalnya terlihat sebagai nodul saja. Investigasi rutin termasuk USG dan mamografi, yang biasanya mengindikasikan sifat nodul, tetapi untuk nodul yang sulit diidentifikasi, biopsi tusukan yang dipandu USG atau eksisi langsung nodul untuk pemeriksaan patologis dapat menjadi pilihan.

Dalam kasus pasien ini, nodul payudara telah ada selama lebih dari 1 tahun dan diagnosis kualitatif akhir dari papiloma intraduktal kiri dibuat, dan biopsi patologis diambil. Pemeriksaan patologis saat ini merupakan cara yang paling efektif untuk mengkarakterisasi nodul dan penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan payudara secara teratur dan jika ada kesulitan dalam mendiagnosis nodul, pemeriksaan patologis lebih lanjut dianjurkan.