Penyebab disartria pada dasarnya adalah sebagai berikut: 1. Kelahiran yang sulit Ketika seorang anak dilahirkan, kekurangan oksigen atau kerusakan otak yang disebabkan oleh kelahiran anak yang sulit membuat bagian otak yang bertanggung jawab atas bahasa kurang berkembang, mengakibatkan gangguan bahasa pada anak-anak, terutama dimanifestasikan sebagai perkembangan bicara yang tertunda, atau tidak memiliki bahasa aktif, hanya jawaban pasif untuk pertanyaan dengan kata-kata sederhana, dan kebanyakan dari mereka disertai dengan kekurangan intelektual. Jenis gangguan bahasa ini sulit diobati. 2. Penyakit sistem saraf pusat Studi kasus internasional telah menunjukkan bahwa anak-anak dalam usia 2 tahun menderita penyakit sistem saraf pusat, seperti ensefalitis, kejang demam, dan infeksi virus, yang menyebabkan kerusakan pada jaringan otak, yang mengakibatkan hilangnya kemampuan bahasa asli anak sebelum penyakit. Jenis gangguan bicara ini disebut afasia dan juga merupakan jenis disartria. Gejala-gejala gangguan bicara biasanya dapat dikurangi atau dikembalikan ke normal dengan pengobatan penyebab utama dan penggunaan obat neurologis. Gangguan sistem saraf pusat tidak hanya umum terjadi pada anak usia dini, tetapi juga pada masa remaja. Gangguan pendengaran juga umum terjadi dalam praktik klinis. Perkembangan bahasa manusia bergantung pada pendengaran yang normal. Penggunaan obat-obatan tertentu selama masa bayi, seperti gentamisin dan diuretik, dapat menyebabkan toksisitas telinga bagian dalam dan gangguan pendengaran pada anak-anak, yang menyebabkan gangguan bicara dan bahasa. Kebisingan yang lebih besar dari pendengaran manusia yang mengganggu sistem pendengaran kita dalam kehidupan sehari-hari dalam waktu yang lama juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran, dan gangguan pendengaran pada anak-anak seperti gangguan bicara karena obat ototoksik paling baik diobati dengan intervensi sebelum usia 3 tahun setidaknya sebelum pembentukan bicara (terapi bicara setelah kompensasi pendengaran), jika tidak, sulit untuk disembuhkan. 4. Penyakit lain, seperti yang disebabkan oleh malformasi organ artikulatoris. Pasien dengan malformasi laring jarang terjadi, terutama sumbing langit-langit mulut, bibir sumbing dan malformasi lidah atau malformasi yang disebabkan oleh kecelakaan seperti kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan gangguan bicara. Hal ini ditandai dengan artikulasi tetapi ucapan yang sangat tidak jelas. Sebagian besar anak saat ini diobati dengan mengoreksi kelainan bentuk sebelum usia tiga tahun, diikuti dengan pelatihan bicara, dan sebagian besar anak bisa mendapatkan kembali kemampuan bicara yang jelas dengan sendirinya. Mayoritas anak-anak bisa mendapatkan kembali kemampuan bicara yang jelas dengan sendirinya. Namun demikian, pada remaja, lansia dan orang tua, semua jenis kecelakaan memerlukan intervensi psikologis dan pengobatan jangka panjang. Kecelakaan ini biasanya dapat disembuhkan, tetapi tidak jarang tidak dapat disembuhkan. Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi peningkatan jumlah gangguan yang disebabkan oleh bencana alam, seperti badai salju pada tahun 2008, gempa bumi Wenchuan pada tahun 2009 dan gempa bumi Yushu di Qinghai pada tahun 2010. Hal ini juga dikenal sebagai “afasia histeris”, yang memerlukan perawatan psikologis dan dapat disembuhkan pada 80% kasus.