Cara memastikan diagnosis sinovitis

Diagnosis klinis sinovitis dapat dikonfirmasi berdasarkan pemeriksaan fisik, aspirasi, jumlah darah, sedimentasi, protein C-reaktif, sinar-X, CT, MRI, artroskopi, dll., sebagai berikut: a. Pemeriksaan fisik: pemeriksaan aktif oleh dokter diperlukan untuk memeriksa apakah rentang gerak sendi yang terkena dibatasi, apakah ada nyeri tekan pada sendi, derajat dan sifat pembengkakan, dan apakah ada peningkatan suhu kulit lokal. Adanya demam umum akan membantu dokter untuk menentukan jenis dan tingkat penyakitnya. Arthrocentesis dan aspirasi cairan: Arthrocentesis dan aspirasi cairan dapat dilakukan, diikuti dengan tes laboratorium. Hitung darah rutin, sedimentasi dan protein C-reaktif: Hitung darah rutin, sedimentasi dan protein C-reaktif akan diperiksa. Sinar-X, CT, dll.: Diperlukan sinar-X polos lokal, CT, dan MRI. Artroskopi: Artroskopi diperlukan jika perlu untuk mengonfirmasi diagnosis sinovitis dan untuk menentukan rencana perawatan yang sesuai. Pasien dengan sinovitis harus beristirahat pada tahap awal untuk meminimalkan iritasi lokal dan menghindari aktivitas berlebihan, dan salep topikal dapat digunakan secara aktif untuk mengaktifkan sirkulasi darah dan menghilangkan stasis darah.