Apa saja gangguan endokrin dan metabolik yang utama?

  Kelenjar endokrin yang paling penting dalam tubuh adalah hipotalamus, kelenjar hipofisis (termasuk kelenjar adeno-pituitari dan hipofisis), kelenjar tiroid, kelenjar paratiroid, kelenjar adrenal (termasuk korteks dan medula), pankreas, dan kelenjar gonad (termasuk testis atau ovarium). Selain kelenjar endokrin yang disebutkan di atas, organ dan jaringan seperti timus, kelenjar pineal, saluran pencernaan, ginjal, kelenjar superfisial anterior, jantung, paru-paru, dan endotel pembuluh darah juga ditemukan mengeluarkan hormon dan memiliki fungsi endokrin.  Gangguan endokrin meliputi: i. Gangguan hipotalamus dan hipofisis: tumor hipofisis, gigantisme, akromegali, kekerdilan, hipopituitarisme, uremia, dan sindrom gangguan hormon antidiuretik.  Gangguan tiroid: misalnya hipertiroidisme, hipotiroidisme, tiroiditis subakut, tiroiditis limfositik kronis, tiroiditis pascapersalinan, gondok sederhana, gondok nodular, dll.  Penyakit kelenjar paratiroid: seperti hiperparatiroidisme, hipoparatiroidisme, dll. Penyakit kelenjar adrenal: seperti sindrom Cushing, aldosteronisme primer, pheochromocytoma, hiperaldosteronisme kronik primer yang juga dikenal sebagai penyakit Addison, dll.  V. Penyakit gonad: seperti sindrom disgenesis gonad, pubertas dini, pubertas tertunda, hermaproditisme, infertilitas, kriptorkismus, tumor testis, sindrom ovarium polikistik, sindrom amenorea dan laktasi, sindrom menopause, dan lain-lain.  Hipertensi endokrin: terutama untuk pasien dengan hipertensi yang penyebabnya sedang diselidiki.  Penyakit metabolik meliputi: diabetes, hipoglikemia, dislipidemia, obesitas, asam urat, osteoporosis, hipokalaemia, hiponatremia, hiponatremia, dan gangguan air, elektrolit, serta keseimbangan asam basa lainnya.