Hiperplasia prostat, juga dikenal sebagai hipertrofi prostat, adalah penyakit yang umum terjadi pada pria paruh baya dan lanjut usia. Kelenjar hiperplastik terletak di leher kandung kemih, membuat saluran kemih terhambat, menyebabkan sering buang air kecil dan terlalu banyak kesulitan buang air kecil. Pada awalnya, lapisan otot pada dinding kandung kemih menebal dan dapat mengatasi resistensi leher kandung kemih untuk mengalirkan air seni, dan seiring dengan bertambahnya kelenjar yang secara bertahap melebihi kapasitas kompensasi kandung kemih, air seni kemudian tertinggal di kandung kemih dan gejalanya kemudian memburuk dan berlanjut, dan bahkan terjadi retensi urin atau penumpukan cairan pada saluran kemih bagian atas. Disarankan agar bahan-bahan berikut ini dipersiapkan sebelum kunjungan Anda: 1. Informasi dasar: nama, usia, wilayah, nomor telepon; 2. Informasi tentang tes yang akan dilakukan: (1) Skor I-PSS dan skor QOL Skor Gejala Prostat Internasional (International Prostate Symptom Score/IPSS) Perasaan buang air kecil tidak tuntas dalam sebulan terakhir? Perlu buang air kecil lagi dalam waktu 2 jam setelah buang air kecil? Berhenti dan mulai berkali-kali saat buang air kecil? Tidak sabar untuk buang air kecil? Merasa ada penipisan pada saluran kencing? Merasa tegang saat buang air kecil? Berapa kali Anda buang air kecil antara waktu tidur dan bangun di malam hari? (2) Urine rutin, darah rutin (3) Serum PSA (4) Pemeriksaan ultrasonografi (bentuk prostat, ukuran, adanya ekogenisitas abnormal, tingkat penonjolan ke dalam kandung kemih, dan volume urin sisa kandung kemih) (5) Pemeriksaan kecepatan aliran urin (kecepatan aliran urin maksimum dan rata-rata) (6) Pemeriksaan biokimia: fungsi hati (ALT), fungsi ginjal (BUN, Cr) (2) Makan lebih banyak sayuran, biji-bijian kasar dan produk kedelai, makan lebih banyak madu untuk menjaga usus tetap terbuka, dan makan daging sapi dan telur dalam jumlah sedang; (3) Makan biji-bijian, seperti biji labu dan biji bunga matahari; (4) Jangan kurangi jumlah air yang Anda minum karena sering buang air kecil, dan jangan biarkan buang air kecil tanpa buang air kecil; (5) Jaga agar suasana hati Anda tetap rileks dan stabil secara emosional, dan hindari memperburuk kondisi karena faktor emosional; (6) Jaga agar suasana hati Anda tetap rileks dan stabil secara emosional. (6) Mengobati semua jenis infeksi, terutama infeksi saluran kemih, secara tepat waktu; (7) Berpartisipasi aktif dalam kegiatan fisik yang baik untuk kesehatan fisik dan mental; (8) Melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur untuk deteksi dini dan pengobatan.