Perawatan cedera manset rotator

  1. Apa yang dimaksud dengan manset rotator?  Manset rotator adalah nama kolektif untuk empat otot penting yang mengelilingi sendi bahu. Otot-otot ini adalah supraspinatus, infraspinatus, subskapularis, dan teres minor. Fungsi utama dari keempat otot ini adalah mengatur pergerakan sendi bahu ke segala arah.  2. Apa yang dimaksud dengan cedera manset rotator?  Cedera manset rotator adalah robekan pada tendon manset rotator. Tendon adalah bagian dari otot yang terhubung ke tulang. Ketika seseorang masih muda, tendon memiliki kualitas yang baik dan cukup kuat untuk robek. Namun, pada usia yang lebih tua, kualitas tendon menurun dengan cepat dan terkikis oleh tulang di sekitarnya akibat penggunaan selama bertahun-tahun, sehingga tendon mudah robek. Pasien yang lebih muda juga dapat mengalami kelemahan pada tungkai atas setelah mengalami trauma yang mengakibatkan pecahnya tendon.  3. Apa saja gejala dari cedera manset rotator?  Cedera manset rotator biasanya bermanifestasi dalam dua cara: nyeri pada sendi bahu dan kelemahan pada sendi bahu. Beberapa pasien mungkin terbangun dengan rasa sakit pada sendi bahu ketika mereka tidur. Jika kelemahan adalah gejala yang paling signifikan, pasien mungkin merasakan kelemahan pada anggota tubuh yang terkena dan mengalami kesulitan untuk mengangkat anggota tubuh bagian atas yang cedera dengan sendirinya. Namun, tangan yang buruk dapat diangkat dengan tangan yang baik.  4. Bagaimana cara mendiagnosis cedera manset rotator?  Pemeriksaan harus dilakukan di rumah sakit. Dokter yang berpengalaman dapat memperoleh kesan awal apakah pasien mungkin mengalami cedera manset rotator hanya dengan memeriksa gerakan anggota tubuh bagian atas pasien. Namun, MRI sering kali diperlukan untuk memastikan diagnosis.  5. Bagaimana cara penanganan cedera manset rotator?  Perawatan konservatif seperti suntikan dan obat-obatan tidak efektif untuk cedera manset rotator karena tendon robek dan sering kali terjadi retraksi yang signifikan setelah robekan karena elastisitas tendon itu sendiri. Perawatan biasanya memerlukan pembedahan untuk menjahit tendon yang robek kembali ke tulang.  6. Apa saja pilihan pembedahan untuk cedera rotator cuff?  Pembedahan sebelumnya sering kali membutuhkan sayatan besar untuk membuka sendi dan memperbaiki tendon. Saat ini, karena meningkatnya kecanggihan teknik artroskopi, prosedur ini dapat dilakukan di bawah mikroskop, yang sangat mengurangi trauma pada pasien dan memungkinkan kembalinya fungsi bahu dengan lebih cepat.