Angiografi serebral adalah teknik sinar-X baru yang telah digunakan secara luas dalam praktik klinis sejak tahun 1990-an dan merupakan cara yang paling efektif untuk mendeteksi penyakit serebrovaskular. Dengan menyuntikkan media kontras yang mengandung yodium ke dalam arteri karotis interna atau arteri vertebralis, pembuluh darah otak divisualisasikan untuk memahami morfologi dan lesi pembuluh darah otak itu sendiri, serta sifat dan luasnya lesi. Tes ini memiliki nilai khusus dalam diagnosis penyakit serebrovaskular. Angiografi serebral adalah metode yang lebih akurat untuk memahami aterosklerosis, stenosis, atau adanya aneurisma pada pembuluh darah internal dan eksternal otak. Hal ini bisa dilakukan dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh tes lainnya. Faktor keamanan dan tingkat diagnostik positif dari keseluruhan tes sangat tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, puluhan kasus angiografi seluruh otak yang dilakukan di rumah sakit kami menyumbang 98% kasus positif, tanpa komplikasi. Angiogram seluruh otak tidak tergantikan oleh peralatan skrining lainnya. Ini adalah standar emas untuk mendiagnosis penyakit tertentu, dan ada banyak penyakit yang memerlukan pemeriksaan serebrovaskular. Namun demikian, angiogram seluruh otak diperlukan dalam kasus-kasus berikut ini: 1. Perdarahan subarakhnoid sebagian besar disebabkan oleh aneurisma intrakranial atau malformasi vaskular. Angiografi serebral diperlukan untuk membuat diagnosis yang jelas untuk perawatan bedah. 2. Pada pasien dengan serangan iskemik serebral transien, sebagian besar terdapat stenosis vaskular serebral, yang merupakan risiko tersembunyi dari infark serebral, sehingga angiografi serebral dilakukan untuk dijadikan dasar pembedahan.