Untuk mengatur jam biologis, ada pusat saraf di otak yang mengatur waktu, yang dikenal sebagai jam biologis. Orang paruh baya dan lanjut usia harus mengembangkan kebiasaan hidup yang baik dan memiliki rutinitas tertentu untuk bekerja, belajar, beraktivitas, hiburan dan pola makan, agar tidak menyebabkan gangguan dan kelainan pada jam biologis manusia, yang dapat membahayakan kesehatan. Pertahankan suasana hati yang positif dan optimis, dan cobalah untuk menjaga kondisi mental yang positif secara umum. Suasana hati yang bahagia kondusif bagi koordinasi dan kesatuan sistem saraf dan berbagai organ dan sistem, sehingga metabolisme fisiologis tubuh berada dalam keadaan optimal, sehingga memberi umpan balik untuk meningkatkan vitalitas sel-sel otak, yang bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat. Kebiasaan latihan fisik sangat penting bagi para pekerja otak. Karena olahraga dapat mengatur dan meningkatkan proses eksitasi dan penghambatan otak, meningkatkan metabolisme sel otak, sehingga fungsi otak dapat diberikan permainan penuh, menunda penuaan otak. Mempertahankan tidur yang cukup, suplai darah ke otak relatif meningkat selama tidur, yang dapat memberikan energi yang cukup untuk sel-sel otak. Ketika bekerja, sel-sel otak berada dalam keadaan tereksitasi dan mengkonsumsi banyak energi, yang akan menyebabkan kelelahan. Selama tidur, sel-sel otak berada dalam keadaan istirahat dan energi yang dikonsumsi diisi kembali dan energi dipulihkan. Jadi, penting untuk mendapatkan tidur yang cukup. Pencegahan dini kekurangan suplai darah otak: 1, pengobatan tepat waktu: yang utama adalah meningkatkan sirkulasi darah otak, Anda dapat menggunakan obat vasodilator dan persiapan Ginkgo biloba di bawah bimbingan dokter. 2, pencegahan dini: pencegahan dan pengobatan insufisiensi serebral berfokus pada aspek serebrovaskular, terutama peningkatan lipid dan lipoprotein densitas rendah harus diobati secara simtomatik. 3, diet yang wajar: biasanya makan lebih banyak sayuran segar seperti bawang, tomat, buah-buahan, ikan, jamur hitam, sedikit cuka, anggur merah kering, dll., dapat memainkan peran antioksidan, menunda terjadinya aterosklerosis serebral. 4, aktivitas luar ruangan yang sesuai: seperti jalan cepat, jogging, jalan kaki, dll., 30-40 menit setiap kali, setidaknya 5 hari seminggu, atau bermain tai chi, memancing, hiking, dll. 5, menjaga kondisi pikiran yang baik dan otak yang sehat: biasanya melihat televisi, koran; melakukan beberapa pekerjaan manual atau pekerjaan rumah tangga; juga dapat berpartisipasi dalam beberapa kegiatan budaya dan olahraga, seperti menyanyi, menari, kaligrafi, permainan bola, dll., untuk menumbuhkan temperamen dan meningkatkan aktivitas berpikir otak; menghindari kegembiraan emosional dan kelelahan yang berlebihan.