Dapatkah terapi bubur menyembuhkan flu? Jawabannya adalah ya. Bahkan, pada tahap awal pilek, terapi bubur juga dapat memainkan efek terapeutik. Terapi bubur dapat menyembuhkan pilek dini, dapat dibicarakan dari poin-poin berikut: 1, kita dapat menambahkan beberapa makanan (atau obat-obatan) dalam bubur yang kondusif untuk pengobatan pilek untuk mencapai efek terapeutik; 2, terutama dingin dan angin dingin minum bubur panas, membantu berkeringat, memancarkan panas, menghilangkan angin dan dingin; 3, umumnya setelah masuk angin, nafsu makan orang kurang, pencernaan pencernaan kurang baik, bubur mudah dicerna dan menyerap ciri-ciri bubur, sehingga minum bubur dapat meningkatkan penyerapan, dan kondusif untuk pemulihan dini; 4, beberapa obat flu juga sangat merangsang lambung, sehingga minum bubur juga dapat berperan dalam perlindungan awal. 4, beberapa obat flu dan flu pada rangsangan saluran cerna juga sangat besar, sehingga minum bubur juga dapat berperan dalam melindungi mukosa lambung. Jadi, bubur apa yang baik untuk masuk angin? Meskipun disebutkan sebelumnya bahwa minum bubur membantu menyembuhkan masuk angin, tetapi juga perlu makan bubur, tidak bisa disamaratakan. Berikut ini adalah pengantar singkat tentang klasifikasi masuk angin dan terapi bubur yang sesuai. Pilek dapat dibagi menjadi tiga jenis: angin-dingin, angin-panas, dan musim panas-lembab. 1, angin-dingin eksternal: bermanifestasi sebagai dingin, demam rendah, tidak berkeringat, sakit kepala, dahak, lidah putih tipis dan lembab. (1) bubur jujube jahe [bahan] jahe segar 10g, jujube 2-4, beras berbutir bulat 100g, gula. [Metode] akan menjadi jus jahe cincang rebus, ke dalam beras dan bubur jujube, menjadi bubur saat dimasak, tambahkan gula aduk, didihkan hingga menjadi. [Sajikan selagi panas, setelah makan dengan sedikit keringat. (2) bubur bawang merah dan kacang hitam [bahan baku] bawang putih 10g, edamame 10g, beras berbutir bulat 100g [Cara] bawang putih dicuci bersih, potong halus; edamame, campuran beras berbutir bulat, dengan panci, tambahkan jumlah air yang tepat untuk memasak bubur, dimasak saat disesuaikan dengan bawang putih, lalu masak satu, dua kali direbus, jadi. [Penggunaan: Ambil bubur selagi panas, dan tutupi dengan selimut setelah makan agar sedikit berkeringat. 2, panas angin luar: bermanifestasi sebagai demam tinggi, dahak kuning, mulut kering, lapisan lidah putih atau kuning tipis. (1) bubur mint [bahan baku] mint kering 15g, beras berbutir bulat 100g, gula. [Metode] rebusan mint pertama (2-3 menit), keluarkan jus terak; bubur bersih beras berbutir bulat, saat bubur dimasak, tambahkan gula dan jus mint dalam jumlah yang tepat, lalu masak 1-2 kali mendidih. [Penggunaan] Minumlah setelah agak dingin, 1-2 kali sehari. (2) bubur krisan [bahan baku] krisan 15g, beras berbutir bulat 100g, gula pasir. [Metode] krisan sedikit tambahkan rebusan air, masukkan krisan, ke dalam bubur beras, menjadi bubur yang dimasak, tambahkan gula aduk, didihkan hingga menjadi. [Penggunaan] Minum 1-2 kali sehari saat sudah agak dingin. 3, kelembaban musim panas eksternal: sebagian besar terjadi di musim panas, bermanifestasi sebagai demam tinggi, pusing, panas di jantung, kelelahan, mulut kering, disertai muntah, mual, air seni kecil dan kuning, lidah kekuningan. (1) bubur daun teratai [bahan baku] 1 lembar daun teratai segar, beras berbutir bulat 100g, gula pasir. [Metode] daun teratai dicuci dan dicincang, rebusan; beras berbutir bulat dicuci dan direbus bubur; jus daun teratai ke dalam bubur dengan gula, bisa mendidih. [Penggunaan] Diminum setelah agak dingin, 1-2 kali sehari. (2) Bubur kacang hijau [bahan] kacang hijau 50g, beras berbutir bulat 100g, gula pasir. [Cara] kacang hijau, beras berbutir bulat, cuci dan masak bubur, setelah bubur matang, tambahkan gula, aduk rata. [Penggunaan] Minumlah setelah agak dingin, 1-2 kali sehari.