Skrining Penyakit Jantung Bawaan Janin Tingkat deteksi penyakit jantung bawaan janin kini semakin meningkat seiring dengan peningkatan teknologi medis. Banyak wanita hamil yang sangat mengkhawatirkan jantung janin mereka. Ada beberapa pertanyaan mengenai apakah penyakit jantung janin dapat dideteksi dan kapan jantung janin dapat diperiksa. Perkembangan jantung janin dimulai pada minggu kedua, ketika jantung primitif mulai muncul, yang disebut kanal primitif; pada minggu kelima, septum atrium terbentuk; pada minggu keenam, jantung mulai membelah menjadi ventrikel dan berdenyut secara teratur; pada minggu ketujuh, jantung janin terbagi menjadi atrium kiri dan ventrikel kanan; pada minggu kedelapan, septum ventrikel terbentuk; pada minggu kesembilan hingga kesepuluh, katup unik terbentuk di atrium dan ventrikel; pada minggu kesembilan hingga kesepuluh, katup unik terbentuk di atrium dan ventrikel; pada minggu kesepuluh, katup unik terbentuk di atrium dan ventrikel; pada minggu kesembilan hingga kesepuluh, katup unik terbentuk di atrium dan ventrikel; pada minggu kesembilan hingga kesepuluh, katup unik terbentuk di atrium dan ventrikel; pada minggu kesepuluh, katup unik terbentuk di ventrikel dan ventrikel. terbentuk, memastikan bahwa darah hanya dapat mengalir ke satu arah dan tidak mengalami refluks. Pada minggu ke-17, perkembangan jantung janin sudah lengkap. Ada banyak cara untuk mendeteksi kelainan jantung janin dan sebagian besar kelainan jantung bawaan dapat dideteksi. Metode berikut ini tersedia untuk mendeteksi kelainan jantung bawaan: 1. NT: juga dikenal sebagai nuchal translucency. Tes ini dilakukan pada usia 11-13+6 minggu. Jika nt menebal, ini menunjukkan dua kemungkinan, satu adalah kelainan kromosom dan yang lainnya adalah kelainan jantung. Jika nt menebal, jantung janin harus diuji nanti. 2 . USG sistem janin (juga disebut USG makroskopis) selama kehamilan: dapat secara sistematis mendeteksi berbagai organ dan sistem janin, termasuk jantung janin. 3 . USG jantung janin: mengkhususkan diri dalam memeriksa jantung janin selama kehamilan dan dilakukan antara 24-28 minggu. Beberapa rumah sakit dengan teknologi yang lebih tinggi dapat melakukan pemeriksaan jantung janin pada usia 16-20 minggu. Kelainan jantung janin yang lebih umum: defek septum ventrikel; defek septum atrium; defek bantalan endokard; malformasi perpindahan inferior katup trikuspid; sindrom jantung kiri hipoplasia; tetralogi Fallot; transposisi arteri besar; saluran keluar ganda ventrikel kanan; batang arteri permanen; vena kava superior kiri permanen; titik cahaya intraventrikular yang kuat; foramen ovale besar; foramen ovale kecil dengan duktus arteri yang menyimpang; lengkung aorta kanan; lengkung aorta menyempit; regurgitasi trikuspid. 1. Sebagian besar penyakit jantung bawaan janin dapat dideteksi dengan pemeriksaan kandungan yang baik selama kehamilan. 2. Jangan gugup saat menemukan pemeriksaan jantung yang tidak normal, hadapi saja secara normal dan tinjau ulang secara teratur. 3, kelainan jantung janin dan penyakit jantung bawaan janin bukanlah konsep yang sama, kelainan dapat kembali normal, jadi perhatikan tinjauan rutin dan lakukan pekerjaan yang baik untuk memastikan diagnosis penyakit.