Karakteristik dan perawatan telinga berbentuk cangkir

  Cup ear adalah kelainan bentuk bawaan antara telinga dan sindrom mikrotia, dan lebih sering terjadi secara bilateral.  Ada empat karakteristik cup ear: 1. Telinga melengkung; 2. Telinga miring ke depan, yang juga dikenal sebagai “telinga berangin”; 3. Telinga lebih kecil, terutama telinga yang lebih pendek; 4. Telinga berada di posisi yang rendah dan sering kali dikaitkan dengan kelainan bentuk rahang dan wajah.  Pembedahan biasanya dilakukan setelah usia 6 tahun.  Koreksi lengkap kelainan bentuk cup ear membutuhkan perbaikan cacat anatomi di semua bagian daun telinga. Pada kelainan bentuk yang ringan hingga sedang, pembentukan ulang daun telinga parsial dapat dilakukan; pada kasus yang parah, rekonstruksi daun telinga parsial sering kali diperlukan untuk mencapai keberhasilan.  Presentasi kasus: foto sebelum operasi dan 5 hari setelah operasi