Pada sebagian wanita, gejala seperti pembengkakan dan nyeri pada payudara secara berkala di sekitar waktu haid dapat menjadi lebih buruk, dan struktur fisiologis normal payudara terganggu serta timbul benjolan, yang mungkin merupakan tanda bahwa mastopeksi akan segera terjadi. Penyebab mastositosis tidak dipahami dengan baik, dan saat ini secara umum diterima bahwa kondisi ini disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor. Jika sistem endokrin wanita tidak terlalu tahan terhadap stres dan dipengaruhi oleh faktor lingkungan, pola makan, dan emosi, ia dapat memproduksi terlalu banyak estrogen atau terlalu sedikit progesteron, atau payudaranya mungkin terlalu sensitif terhadap estrogen, dan kadar estrogen absolut atau relatif yang tinggi dapat merusak siklus proliferasi-peremajaan payudara yang normal, sehingga payudara tidak dapat tumbuh dan beregenerasi dengan baik, dan akhirnya menjadi mastopeksi. Kadar estrogen yang relatif tinggi, yang seharusnya diturunkan sebelum datang bulan, dapat menyebabkan kelenjar payudara tumbuh berlebihan. Air dan natrium tertahan dalam jaringan payudara, dan meskipun payudara menjadi lebih besar, payudara juga membengkak dan terasa lebih sakit. Meskipun rasa sakit ini sangat tak tertahankan, pembesaran payudara sama sekali bukan bentuk prakanker payudara, jadi tidak perlu panik berlebihan. Selain pemeriksaan kesehatan rutin dan skrining yang baik, pencegahan kanker payudara harus dimulai dengan menghilangkan faktor kerentanan dalam kehidupan sehari-hari. Terlepas dari faktor genetik yang berada di luar kendali, wanita disarankan untuk menikah dan memiliki anak pada usia yang tepat dan menyusui setelah melahirkan; mengurangi paparan dan penggunaan obat atau produk yang berhubungan dengan estrogen (termasuk produk kesehatan dan kosmetik); menghindari pola makan yang tidak sehat, seperti diet tinggi kalori dan tinggi lemak; tidak merokok dan minum alkohol; berolahraga dalam jumlah yang tidak berlebihan; menghindari gaya hidup yang tidak aktif; mengontrol berat badan; dan mencegah kanker payudara. Hindari gaya hidup yang tidak banyak bergerak; jaga berat badan Anda tetap terkendali; pertahankan kondisi pikiran yang baik dan hindari depresi dan stres yang berlebihan.