Seorang bibi berusia 71 tahun dengan bronkitis kronis akibat 30 tahun merokok sebelumnya!

(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan umum dan informasi dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi bibi)

Abstrak: Pasien dalam kasus ini adalah seorang bibi berusia 71 tahun yang datang ke rumah sakit kami karena gejala seperti demam, batuk, batuk berdahak putih dan sesak napas 5 hari yang lalu. Dia melaporkan riwayat merokok di masa lalu lebih dari 30 tahun dan berhenti merokok selama 2 tahun, dan didiagnosis dengan bronkitis kronis setelah pemeriksaan, jadi dia diberi obat antiinflamasi, mengi dan pengurang dahak, dan setelah 10 hari pengobatan standar, gejalanya membaik dan kondisinya berangsur pulih, dan semua indikator membaik.

[Informasi dasar] Perempuan, 71 tahun

Jenis penyakit】 Bronkitis kronis

Rumah Sakit】Rumah Sakit Kedua Universitas Kedokteran Harbin

Tanggal Konsultasi】 Maret 2022

Rencana pengobatan】 Obat (Azitromisin untuk injeksi, tablet Azitromisin, tablet Doxorubicin)

Masa Perawatan】 Perawatan rawat jalan selama 10 hari, tindak lanjut rawat jalan reguler

Efektivitas】 Penyakit ini terkendali dan semua indikator membaik

I. Konsultasi awal

Bibi adalah seorang bibi berusia 71 tahun yang datang ke klinik dengan batuk dan dahak berulang selama 11 tahun, dengan sesak napas dan jantung berdebar selama 3 tahun, diperparah dengan mengi selama 5 hari. Dia melaporkan bahwa dia mengalami demam, batuk dan dahak nanah 11 tahun yang lalu setelah masuk angin, dan sejak itu dia sering mengalami batuk dan dahak berbusa putih, kadang-kadang dengan dahak nanah, di musim dingin dan musim semi, dengan eksaserbasi berulang. 3 tahun yang lalu, dia sering merasa berdebar-debar setelah bekerja atau berolahraga, dan 5 hari yang lalu dia mengalami demam, batuk yang memburuk, dahak putih dan sesak napas setelah masuk angin.

Pemeriksaan fisik: suhu tubuh: 38,4°C, denyut nadi: 108 denyut/menit, respirasi: 24 napas/menit, tekanan darah: 102/79 mmHg, denyut jantung 108 denyut/menit. Bibi disajikan dengan penampilan kronis, duduk dan bernapas, tidak ada sianosis bibir dan kulit yang jelas, tidak ada kemarahan vena jugularis, tidak ada depresi yang ditandai pada sternum dan fosa supraklavikularis saat inspirasi, tidak ada dada barel, mobilitas pernapasan yang berkurang, ronki kering dan basah yang tersebar di kedua paru-paru, ritme jantung yang seragam, batas turbinate yang menyempit, tidak ada tonjolan perut, tidak ada pembesaran hati atau limpa yang teraba, dan tidak ada oedema tertekan di kedua tungkai bawah. Dia telah menjadi perokok selama 30 tahun dan berhenti merokok 2 tahun yang lalu setelah pemeriksaan fisik menunjukkan bronkitis kronis.

II. Riwayat pengobatan

Bibi disarankan untuk melakukan CT scan paru-parunya, yang menunjukkan sedikit peningkatan pada tekstur kedua paru-parunya; tes fungsi paru-paru menunjukkan berkurangnya fungsi saluran napas kecil (lihat gambar); tes darah rutin menunjukkan bahwa jumlah sel darah putih dan neutrofil semuanya meningkat; tes mikoplasma selesai dan antibodi adalah 1:160. Azitromisin untuk injeksi diberikan sebagai dosis statis, dan setelah 3 hari, diubah menjadi tablet azitromisin oral untuk mengendalikan peradangan, bersama dengan tablet doksorubisin oral untuk memperbaiki pernapasan yang terhambat.

III. Efek pengobatan

Setelah 3 hari pertama pengobatan infus intravena, sesak napas sedikit berkurang dan demam terkontrol. Selanjutnya, infus intravena dihentikan dan obat oral diberikan untuk melanjutkan pengobatan selama 7 hari.

IV. Catatan

Kami senang bahwa dia dirawat secara efektif, tetapi dia perlu menghindari pergi ke tempat-tempat yang banyak asap dan debu, menghindari merokok lagi atau menghirup asap rokok, dan memperhatikan agar saluran napasnya tetap hangat ketika cuaca berubah menjadi lebih dingin dan memakai masker ketika dia keluar rumah. Dalam kehidupan sehari-hari, dianjurkan untuk menyesuaikan struktur diet Anda, terutama dengan makanan berprotein tinggi, meningkatkan nutrisi dan menambah asupan sayuran dan buah-buahan. Selain itu, hindari olahraga berat dan pekerjaan fisik yang berat. Latihan fisik yang sesuai dapat meningkatkan kebugaran fisik dan meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru, seperti jalan cepat, berenang, tai chi, pernapasan perut, latihan ekspansi dada, dll.

V. Wawasan pribadi

Bibi memiliki riwayat merokok, dan meskipun dia telah berhenti merokok, namun dia hanya berhenti untuk waktu yang singkat. Jika dia tidak memperhatikan serangan berulang, dia kemungkinan akan mengembangkan penyakit paru obstruktif kronik atau bahkan penyakit jantung paru kronik. Dalam kehidupan, batuk kronis sering kali mudah diabaikan. Banyak pasien berpikir bahwa normal untuk memiliki gejala batuk akibat merokok dan sering kali cenderung mengabaikan gejalanya dan hanya datang ke klinik ketika gejala-gejala seperti sesak napas yang signifikan, jantung berdebar-debar atau bahkan pembengkakan pada tungkai bawah muncul, pada saat itu penyakitnya telah mencapai tahap yang serius. Inilah sebabnya mengapa penting untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya diagnosis dan pengobatan dini.