Apa yang dimaksud dengan pecahnya tendon Achilles dan cara mengobatinya

  Tendon Achilles adalah tendon terkuat dalam tubuh manusia dan juga dikenal sebagai “tendon besar” oleh orang-orang.  Pecahnya tendon Achilles adalah cedera yang umum terjadi dalam olahraga. Pasien tiba-tiba merasakan nyeri pada tendon Achilles pada saat cedera, dan merasa seperti terkena pukulan pada tendon Achilles, atau dipukul batu, dll. Beberapa pasien merasa seperti ditendang pada tendon Achilles ketika tendon Achilles pecah. Sebagian besar pasien dapat merasakan suara “pop” pada saat cedera atau yang lain dapat mendengarnya, dan kemudian mereka tidak dapat mengangkat tumit atau mengalami kesulitan berjalan dengan hilangnya kekuatan pergelangan kaki, dan ada pincang yang jelas.  Ada dua jenis pecah tendon Achilles: pecah tendon Achilles akut dan pecah tendon Achilles lama.  Ada dua jenis penanganan untuk ruptur tendon Achilles akut: yang pertama adalah pembedahan darurat, sebaiknya dalam waktu 7 hari setelah cedera; yang kedua adalah penanganan konservatif, yaitu imobilisasi plester, tetapi pembedahan dianjurkan untuk ruptur pada titik ruptur tendon Achilles bagian bawah atau pada titik henti bawah tendon Achilles. Untuk ruptur tendon Achilles yang lama, jika fungsinya terbatas (kelemahan dalam mengangkat tumit), biasanya diperlukan pembedahan, yang biasanya diperlukan lebih dari 3 bulan setelah cedera, karena pengerasan bekas luka harus matang sebelum pembedahan.