Tanda-tanda keracunan digitalis?

Keracunan digitalis bermanifestasi terutama sebagai aritmia jantung, gejala gastrointestinal, dan gejala yang berhubungan dengan neurologis. Dengan kisaran keamanan yang kecil dan kepekaan individu yang berbeda, keracunan digitalis dapat dengan mudah terjadi. 1. Gejala jantung meliputi berbagai aritmia, termasuk prekontraksi ventrikel, sebagian besar diafragma, takikardia junctional non paroksismal, prekontraksi atrium, fibrilasi atrium, bradikardia sinus, dan blok atrioventrikuler. Segmen ST-T pada elektrokardiogram dapat menunjukkan perubahan “seperti kail”, yang merupakan karakteristik toksisitas digitalis. Aritmia dapat berupa jantung berdebar, dada sesak, pusing, kelemahan anggota badan, fajar hitam atau sinkop. 2. Gejala gastrointestinal adalah gejala awal keracunan yang paling umum, terutama bermanifestasi sebagai anoreksia, mual, muntah, dan diare. Gejala neurologis termasuk pusing, sakit kepala, insomnia, kelelahan, mengigau dan gejala lainnya, serta gangguan penglihatan seperti penglihatan kuning, penglihatan hijau dan penglihatan kabur. Gangguan orientasi dan kesadaran jarang terjadi. Kelainan penglihatan biasanya merupakan pendahulu dari keracunan digitalis. Keracunan digitalis dapat bermanifestasi sebagai aritmia jantung seperti jantung berdebar, gejala gastrointestinal seperti mual dan muntah, atau gejala neurologis seperti kelainan penglihatan, pusing, dan sakit kepala.