Susu adalah makanan dengan nilai gizi yang tinggi. Pedoman Diet untuk Penduduk Tiongkok (2016) merekomendasikan asupan harian 300 gram susu cair alami untuk orang dewasa. Nilai gizi susu Kandungan protein rata-rata dalam susu adalah sekitar 3%, yang mencakup semua asam amino yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan manusia, menjadikannya protein dengan kualitas terbaik selain telur. Susu juga kaya akan vitamin seperti vitamin B1 dan vitamin B2, serta mineral seperti kalsium, fosfor, dan kalium. Susu merupakan sumber kalsium terbaik di antara makanan alami bagi manusia. Cara memilih susu 1. Pilihlah susu yang higienis dan sehat Disarankan untuk membeli merek susu biasa dari supermarket dan pusat perbelanjaan biasa, dan tidak membeli susu segar yang belum didesinfeksi atau disterilkan. Ada dua metode umum untuk sterilisasi susu: pertama adalah susu pasteurisasi, yang disterilkan dengan suhu rendah, dengan lebih sedikit nutrisi yang hilang dan nilai gizi yang tinggi, tetapi membutuhkan penyimpanan suhu rendah dan masa simpan yang singkat. Yang kedua adalah susu yang disterilkan dengan suhu sangat tinggi, yang dapat disimpan pada suhu kamar untuk waktu yang lama, tetapi memiliki kehilangan nutrisi yang tinggi. Pilihlah produk susu yang tidak toleran terhadap laktosa untuk orang yang tidak toleran terhadap laktosa, karena orang yang mengalami gejala seperti kembung, sakit perut, dan diare setelah minum susu bisa jadi tidak toleran terhadap laktosa. Perbedaan komposisi nutrisi antara yogurt beku dan yogurt suhu kamar tidak signifikan, tetapi susu makanan dingin mengandung bakteri asam laktat hidup, yang memiliki efek mengatur flora usus. 4. Orang yang kelebihan berat badan, obesitas, hiperlipidemia, atau ingin mengontrol berat badan dapat memilih susu rendah lemak atau susu skim (kandungan lemak <1,5% atau 0,5%). Penderita diabetes sebaiknya memilih susu tanpa pemanis, atau yoghurt dengan pemanis tambahan (seperti xylitol). 5. Pilih susu yang menghindari minuman susu Biasanya yang memiliki kandungan protein ≥2,9% adalah susu murni, dan yang memiliki kandungan protein sekitar 1,0% adalah minuman susu. Minuman susu mengandung sangat sedikit susu dan tidak dapat digunakan secara bebas untuk menggantikan asupan produk susu.