Neurosis jantung adalah jenis neurosis spesifik yang ditandai dengan tidak berfungsinya sistem kardiovaskular dan dapat dikombinasikan dengan manifestasi neurosis lainnya. Neurosis jantung kebanyakan terjadi pada orang dewasa muda, paling sering antara usia 20 dan 40 tahun, dan paling sering pada wanita, terutama saat menopause. Tidak ada bukti patologis penyakit jantung organik. Keluhan pasien sangat banyak dan tersebar, tidak memiliki hubungan intrinsik, dan gejalanya bervariasi tanpa bukti penyakit pada pemeriksaan objektif. Onsetnya sering dipicu oleh kecemasan, tekanan emosional, trauma atau kelelahan. Gejala neurosis jantung bervariasi dan biasanya menyerupai gejala serangan jantung akut, termasuk sesak dada, panik, sesak napas, sesak di daerah prekordial, dan bahkan rasa nyeri dan hampir mati pada beberapa pasien. Gejala kardiovaskular pasien ditandai dengan berbagai macam gejala, yang terkadang ringan dan terkadang berat, tetapi sering kali tidak parah. Pasien biasanya tidak memiliki bukti penyakit jantung organik, tetapi dapat terjadi bersamaan dengan atau sebagai tambahan dari penyakit jantung organik. Mungkin juga terdapat gejala disfungsi otonom, seperti keringat berlebih, tangan dan kaki dingin, tremor pada kedua tangan, sering buang air kecil, peningkatan frekuensi buang air besar atau sembelit. Selain gejala jantung, pasien mungkin mengalami gejala lain seperti sesak napas, pusing, insomnia dan mimpi yang berlebihan. Neurosis jantung sulit didiagnosis berdasarkan gejala-gejala yang ada, dan penyakit organik harus disingkirkan sebelum diagnosis dapat ditegakkan.