Apa saja tanda dan gejala neurosis?

Neurosis adalah gangguan kejiwaan yang bermanifestasi terutama sebagai kecemasan, depresi, ketakutan, obsesi, hipokondriasis, atau neurosis. Manifestasi klinisnya sangat kompleks dan bervariasi, berbeda dari satu orang ke orang lain. Adanya gejala klinis neurosis berkaitan erat dengan faktor kejiwaan. Pasien mungkin mengalami gejala kelelahan mental, seperti peningkatan asosiasi, berkurangnya kekuatan fisik, mudah lelah dan berkurangnya memori otak; mereka mungkin juga mengalami gejala emosional, seperti khawatir, cemas, mudah tersinggung dan takut; beberapa pasien mungkin juga mengalami gangguan tidur, seperti insomnia; yang lain mungkin mengalami gejala somatik, seperti pusing, sakit kepala dan gangguan otonom; beberapa pasien mungkin juga mengalami gejala seperti kembung, diare, menstruasi pada wanita. Beberapa pasien mungkin juga menderita distensi abdomen, diare, gangguan menstruasi pada wanita dan impotensi pada pria. Beberapa pasien mungkin juga mengalami ketidaknyamanan jantung, jantung berdebar dan sesak napas, yang disebut neurosis jantung. Pasien-pasien ini memerlukan obat penenang oral untuk memperbaiki gejala-gejala mereka secara signifikan. Ini berarti bahwa neurosis adalah kelainan yang berkaitan erat dengan faktor psikologis dan pasien perlu menemui psikiater untuk mengatasi penyebabnya dan mengkombinasikannya dengan obat-obatan (anti-kecemasan dan anti-depresi jika perlu). Selain itu, pasien perlu rileks, beristirahat dan santai secara fisik dan mental untuk pulih dari penyakit ini.