Apa yang dimaksud dengan kalkulus urin?

Batu saluran kemih adalah batu yang terjadi pada sistem ginjal dan merupakan salah satu penyakit yang paling umum di bidang urologi. Insidennya lebih tinggi di bagian selatan daripada di bagian utara. Rentang usia kejadiannya sangat luas dan dapat dilihat pada anak-anak, remaja, dewasa dan lansia. Rasio pria dan wanita adalah 3:1-9:1, dengan usia muda dan paruh baya mencapai 80% dari kasus yang ada. Gejala umumnya adalah nyeri punggung dan hematuria, terutama dalam bentuk rasa sakit, nyeri dan ketidaknyamanan pada punggung bagian bawah. Pada beberapa pasien, batu menyelinap ke dalam ureter dan menyebabkan kolik yang parah. Batu ginjal dapat menyumbat saluran kemih dan mencegah air kemih keluar, menyebabkan nyeri, hidronefrosis dan, pada kasus yang parah, insufisiensi ginjal. Ada banyak penyebab batu ginjal, terutama faktor metabolik sistemik, faktor lokal dalam saluran kemih, faktor lingkungan dan diet. Secara klinis, batu biasanya diklasifikasikan ke dalam empat kategori utama: batu kalsium oksalat, batu campuran kalsium fosfat dan magnesium amonium fosfat, batu asam urat dan batu sistin. Ginjal manusia dapat mengeluarkan berbagai asam (ion hidrogen, asam laktat, asam glukuronat, asam beta-hidroksibutirat, asam oksalat, asam sitrat, dan lain-lain) dan berbagai garam yang terkandung dalam air seni dalam keadaan terlarut. Namun, jika jumlah urin terlalu sedikit, zat-zat yang tidak larut, seperti kalsium oksalat, kalsium fosfat, dan asam urat, akan membentuk kristal. Kristal-kristal ini tumbuh dan akhirnya berkembang menjadi batu ginjal yang signifikan secara klinis. Batu ginjal dapat didiagnosis dengan sinar-X urin dan USG. CT adalah metode non-invasif yang lebih akurat untuk mendiagnosis batu kemih dan penanganannya lebih jelas. Jika Anda mengalami nyeri punggung dan air seni yang terlihat keruh, Anda harus pergi ke bagian urologi sesegera mungkin.