Haruskah ibu terus menyusui jika ia sedang pilek?

Selain memperhatikan kesehatan bayi yang baru lahir, ibu baru juga perlu memberi perhatian ekstra pada perawatan diri sendiri setelah melahirkan. Meskipun keluarga akan merawat ibu baru secara ekstra setelah melahirkan, tetap saja tidak dapat dihindari bahwa ibu baru akan menderita pilek, terutama pada musim gugur, musim dingin atau pergantian musim antara musim dingin dan musim semi. Jadi, haruskah ibu baru terus menyusui meskipun sedang flu? Bagaimana cara menyusui yang benar? Pertama, jika seorang ibu menderita pilek, haruskah ia terus menyusui? Ketika seorang ibu menderita flu biasa, dia dapat terus menyusui. Alasannya adalah karena ASI mengandung zat aktif imunologis, termasuk lisozim dan imunoglobulin. Secara umum, jika Anda menambah protein dengan bantuan dari luar, protein akan berubah menjadi asam amino setelah dicerna dan tidak lagi aktif secara imunologis. Namun, ASI memiliki keistimewaan karena zat-zat yang aktif secara imunologis tidak dihancurkan oleh cairan lambung, sehingga zat-zat tersebut dapat mencapai usus dan diserap oleh tubuh. Zat-zat imunoaktif memiliki efek yang paling menonjol pada saluran usus dan pernapasan. Oleh karena itu, bayi bersikeras untuk makan ASI dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi, yang tidak ada bandingannya dengan susu formula dan susu apa pun. Kedua, ibu menderita pilek bagaimana cara menyusui yang benar? 1. Kenakan masker saat menyusui Jika gejala bersin, pilek, dan batuk terlihat jelas, Anda dapat mengenakan masker saat menyusui bayi Anda. Pilek biasa biasanya tidak memerlukan obat, selama Anda memperhatikan untuk minum lebih banyak air dan beristirahat. 2. Interval yang panjang antara obat dan menyusui Jika, di bawah bimbingan dokter, Anda ingin minum obat simtomatik, selain membaca petunjuk obat, Anda juga disarankan untuk minum obat segera setelah menyusui sehingga interval antara menyusui berikutnya lebih lama, dan Anda dapat mencoba meminimalkan jumlah obat dalam ASI. 3. Perbanyak ventilasi dan jaga sirkulasi udara. Perhatikan ventilasi lingkungan setelah pilek untuk menghindari infeksi silang. Pilek adalah infeksi saluran pernapasan atas, yang biasanya disebabkan oleh virus di udara yang menyebar melalui saluran pernapasan. Yang disebut infeksi silang sebenarnya adalah adanya kuman di lingkungan tempat tinggal bersama, jadi ibu tidak boleh disalahkan atas pileknya bayi. Lingkungan menstruasi yang sehat harus memastikan sirkulasi udara, memperhatikan membuka jendela setiap hari, selama tidak bertiup langsung pada ibu dan bayi, dan memperhatikan agar tetap hangat tidak akan menjadi masalah.