Vaksin HPV bivalen dan quadrivalen tersedia untuk wanita berusia 29 tahun. Kanker serviks adalah satu-satunya keganasan yang dapat dicegah secara klinis. Sejak vaksin HPV diluncurkan, vaksin ini telah mendapat banyak perhatian dari kaum wanita, dan vaksinasi HPV dapat secara efektif mencegah terjadinya kanker serviks. Secara klinis, 99% kanker serviks terkait dengan infeksi HPV. Dengan menyuntikkan vaksin HPV yang dilemahkan, tubuh dapat secara efektif dirangsang untuk memproduksi antibodi HPV untuk mencegah kanker serviks. Saat ini, ada tiga jenis vaksin HPV, yaitu vaksin HPV bivalen, vaksin HPV kuadrivalen, dan vaksin HPV sembilan valen. Vaksin HPV bivalen dan vaksin HPV kuadrivalen cocok untuk wanita berusia 9-45 tahun, dan vaksin HPV sembilan valen cocok untuk wanita berusia 16-25 tahun, sehingga wanita berusia 29 tahun dapat memilih untuk menerima vaksin HPV bivalen atau kuadrivalen sesuai dengan situasi mereka sendiri. Sebelum menerima vaksin HPV, bagi wanita yang melakukan hubungan seksual, dianjurkan untuk melakukan skrining kanker serviks sebelum menerima vaksin. Vaksin HPV bukan pengganti pemeriksaan kanker serviks rutin, dan bahkan setelah menerima vaksin HPV, pemeriksaan kanker serviks harus dilakukan secara teratur.