Apa yang dimaksud dengan implan rumah siput?

Implan rumah siput, yang juga dikenal sebagai implan koklea, adalah perangkat elektronik yang menggantikan fungsi telinga manusia, dengan mengubah suara di lingkungan menjadi sinyal listrik, lalu mengirimkan sinyal listrik ke koklea pasien, menstimulasi saraf pendengaran yang masih tersisa di dalam rumah siput, dan menghasilkan pendengaran dari permukaan. Alat ini terdiri dari dua bagian, yaitu bagian yang ditanamkan secara in vivo dan bagian yang ditanamkan secara in vitro. Komponen ekstrakorporeal terdiri dari prosesor bicara, mikrofon terarah, dan perangkat transmisi. Suara diterima oleh mikrofon dan diubah menjadi sinyal listrik dan ditransmisikan ke prosesor bicara, yang mengubah sinyal listrik menjadi sinyal digital yang ditransmisikan oleh pemancar ke penerima in vivo. Komponen in-vivo terdiri dari penerima/stimulator dan satu set elektroda yang ditanamkan di rumah siput. Sinyal listrik ditransmisikan ke elektroda, yang kemudian diteruskan ke saraf pendengaran. Saraf pendengaran mentransmisikan sinyal suara ke otak, sehingga menghasilkan indera pendengaran. Seorang anak adalah harapan bagi sebuah keluarga, sejak bayi yang sehat dan lincah lahir hingga ia dapat mengucapkan “Ayah” atau “Ibu” dengan jelas, dua kata sederhana ini membawa kebahagiaan bagi banyak keluarga. Namun, ketika seorang anak tumbuh besar dan tidak merespons suara dari luar serta tidak dapat berbicara, hal itu merupakan pukulan berat bagi seluruh keluarga. Seperti kata pepatah, “sembilan dari sepuluh anak tuli dan bisu”, dan karena anak-anak hidup di dunia yang sunyi, mereka tidak dapat belajar berbicara. Sekarang, sebuah alternatif berteknologi tinggi, implan rumah siput, memungkinkan kita untuk melawan alam, yaitu implan rumah siput, untuk mengembalikan harapan untuk bisa mendengar! Implan rumah siput merupakan pilihan bagi anak-anak yang mengalami gangguan pendengaran yang berat atau sangat berat pada kedua telinganya, di mana alat bantu dengar tidak berhasil dan lesi didiagnosis pada rumah siput. Ini termasuk pasien yang mengalami tuli sebelum mendengar dan tuli setelah mendengar. 1. Gangguan pendengaran sensorineural yang parah atau mendalam di kedua telinga. 2. Usia 1 hingga 17 tahun, dengan usia terbaik adalah 1 hingga 5 tahun. 3. Tidak ada peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mendengar setelah penggunaan alat bantu dengar. 4. Tidak ada kontraindikasi untuk operasi. 5. Keluarga memiliki pemahaman yang benar tentang implan rumah siput dan harapan yang sesuai. 1. Gangguan pendengaran sensorineural yang parah atau sangat parah di kedua telinga. 2. Pasien dari segala usia dengan tuli pasca bicara, dengan tuli pasca bicara pada orang dewasa menjadi salah satu indikasi terbaik. 3. Tidak ada peningkatan yang signifikan dalam pengenalan suara setelah pemasangan alat bantu dengar. 4. Tidak ada kontraindikasi untuk operasi. 5. Pasien dan keluarga memiliki pemahaman yang benar tentang implan rumah siput dan harapan yang sesuai.