Apa saja tes untuk trombosis septik?

Trombosis septik adalah suatu kondisi ketika bakteri septik menyerang aliran darah, berkembang biak di dalamnya dan menyebar melalui aliran darah tersebut ke jaringan atau organ tubuh inang, menciptakan lesi septik baru. Tes-tes berikut ini biasanya dilakukan pada pasien dengan trombosis septik: 1. Tes yang berhubungan dengan darah seperti tes darah rutin, fungsi hati dan ginjal, elektrolit, kalsitoninogen (analisis bukti infeksi), analisis gas darah (suplai dan kebutuhan metabolisme tubuh), set DIC lengkap (kemungkinan gangguan fungsi koagulasi yang parah), dan lain-lain. 2. Tes patogen Darah (atau cairan tubuh lainnya, eksudat) dan kultur nanah dilakukan secara rutin sebelum pengobatan antimikroba, dan bakteri patogen diisolasi serta diuji sensitivitasnya terhadap obat agar dapat digunakan secara tepat. 3. EKG, sinar-X, ultrasound, CT, dll. Tergantung pada kondisi pasien, dokter akan melakukan tes yang relevan, beberapa di antaranya dapat diulang untuk mengidentifikasi penyebab atau memantau efektivitas pengobatan.